Promosi Kesehatan Mental Komunitas Melalui Gerakan Social Entrepreneurship (Communty Mental Health Promotion Through Social Entrepreneurship Movement)
Abstract
Dewasa ini, masalah pengangguran adalah salah satu masalah yang serius baik di pedesaan maupun perkotaan. Kondisi penggangguran membawa dampak psikologis seperti depresi, tertekan, dan rendahnya kesejahteraan psikilogis. Di Yogyakarta, terdapat peternak puyuh yang berisiko kehilangan pekerjaannya kerena terjadi kekuasaaan yang kurang seimbang antara pengepul dan pemilik pabrik pupuk dengan para peternak. Dengan gerakan social entrepreneurship mereka dapat memecahkan masalah yang mereka hadapi secara kreatif dan inovatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami model social entrepreneurship di komunitas petemak, memahami manfaat yang mereka dapatkan, secara khusus manfaat psikologis. Metode dari penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan wawancara mendalam semi terstruktur dan pengumpulan dokumen. Partisipan dalam penelitian inl adalah 2 orang yang memiliki kontribusi terhadap komunitas. Proses intervensi dimulai dan membangun sebuah komunitas, pemberian motivasi, melakukan aktivitas komunitas yang terdiri dari bekerja, bermain, belajar, dan mencintai. Dengan melakukan aktivitas tersebut hasilnya adalah adanya solusi kreatif yakni dengan rnenjadi penyedia pupuk dan pendaurulang limbah ternak. Selain itu komunitas juga merasakan adanya pemberdayaan psikologis dan minimalisasi risiko psikologis

