Show simple item record

dc.contributor.authorHartono, Wendra
dc.date.accessioned2015-09-03T03:00:10Z
dc.date.available2015-09-03T03:00:10Z
dc.date.issued2015-06
dc.identifier.issn0854-0985
dc.identifier.urihttps://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/558
dc.description.abstractBekicot atau yang lebih dikenal dengan siput (escargot dalam bahasa Perancis), layak untuk dipertimbangkan dan dikembangkan dalam berbisnis. Faktor kandungan gizi yang baik dalam siput, ternyata mampu untuk menyembuhkan berbagai penyakit seperti TBC, asma, dan penyakit kulit. Akan tetapi dalam realita, berbisnis bekicot tidak berkembang dengan baik, karena memiliki beberapa kendala yaitu tentang persepsi masyrakat yang kurang baik akan bekicot, baik dari bentuk secara fisik, warna dan bau. Selain itu, masih diperdebatkan masalah halal dan haram dalam mengkonsumsi bekicot di Indonesia. Penelitian ini adalah penilitian kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor apa saja yang dapat dipertimbangkan mengapa bekicot layak untuk dibuat bisnis, cara pembudidayaan bekicot, menganalisa dan mengevaluasi faktor-faktor yang menghambat perkembangan berbisnis bekicot di Indonesia, dan bagaimana strategi yang tepat dalam berbisnis bekicot.en_US
dc.publisherJurnal STEI Ekonomi – Vol.XXIV, No.1, Juni 2015 – P.138-148 – ISSN: 0854-0985 - Sekolah tinggi ilmu ekonomi Indonesia (STEI)en_US
dc.subjectBudidaya, Bekicot, Halalen_US
dc.titleBerbisnis Bekicot (Siput) dan Cara Pembudidayaannyaen_US
dc.typeArticleen_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record