Persepsi Terhadap Pembelajaran Jarak Jauh, Umpan Balik Mahasiswa Kedokteran di Masa Pandemi
Abstract
untuk mengetahui persepsi mahasiswa terhadap faktor pendukung dan penghambat
pembelajaran jarak jauh (PJJ) selama masa pandemi. Metode: metode penelitian deskriptif analitik,
desain cross sectional dan menggunakan data sekunder hasil evaluasi persepsi mahasiswa terhadap
PJJ. Data sekunder di peroleh dari 176 orang mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Ciputra
Surabaya yang mengisi kuesioner evaluasi PJJ menggunakan google form. Kuesioner berupa
pertanyaan mengenai persepsi mahasiswa terkait faktor pendukung dan faktor penghambat pada
pembelajaran jarak jauh yang telah dilakukan selama setahun. Hasil: Koneksi internet yang paling
banyak digunakan mahasiswa saat PJJ adalah kombinasi data seluler dan wifi (53,08%). Faktor
pendukung yang paling banyak disetujui mahasiswa adalah lokasi pembelajaran yang fleksibel (84,9%)
sedangkan faktor penghambat paling banyak adalah ketergantungan pada sinyal (97%). Pada
pertanyaan terbuka, hasil persepsi mahasiswa yang paling tinggi terkait faktor pendukung PJJ adalah
efisiensi waktu (23,06%), sedangkan faktor penghambat adalah sinyal, elektronik, dan listrik yang
kurang mendukung (25,78%). Kesimpulan: Menurut mahasiswa faktor pendukung PJJ adalah efisiensi
waktu dan faktor penghambat adalah sinyal, gadget dan listrik. Evaluasi ini menjadi masukan yang
berharga bagi Institusi untuk mempertimbangkan metode pembelajaran PJJ yang efektif dan efisien.
