Show simple item record

dc.contributor.authorAstrid, Astrid
dc.contributor.authorSachari, Agus
dc.contributor.authorWidodo, Pribadi
dc.contributor.authorSugiharto, Bambang
dc.date.accessioned2016-10-17T08:36:32Z
dc.date.available2016-10-17T08:36:32Z
dc.date.issued2012-10-31
dc.identifier.isbn978-979-9204-77-6
dc.identifier.urihttps://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/721
dc.description.abstractKini budaya popular berpengaruh dalam desain ruang komersial, bertitik berat berbagai hal yang berhubungan dengan penciptaan nilai agar desain tersebut dapat tampil berbeda dan dikonsumsi oleh masyarakat ”penonton”. Masyarakat ”penonton” tersebut akan menghargai tanda-tanda tersebut khususnya yang memberikan keunikan dengan experience yang berbeda karena memberikan sensasi pada penginderaan. Keunikan tersebut dapat berupa sebuah kondisi tiruan kota mini pada ruang dalam pusat belanja kerap dijumpai dengan menghadirkan tiruan asli berbagai elemen bentukan dan ornament ruang luar sebagai reproduksi dalam skala sama atau lebih kecil dalam bentuk baik dua dimensi maupun tiga dimensi maupun desain baru yang sama sekali beda. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi elemen atmosfer ruang luar pada ruang interior, dengan kasus pusat belanja sekaligus mengetahui respon pengunjung untuk hal tersebut. Penelitian ini mempergunakan studi kasus pada pusat belanja Ciputra World, Surabaya. Studi dilaksanakan dalam dua tahap, tahap pertama adalah tahap eksploratif untuk menelaah perwujudan kota mini pada pusat belanja dan tahap kedua adalah survey pada kelompok Ciputra World Surabaya. Pengambilan data dilakukan dengan rekam gambar, interview pada pengelola dan pada proses in depth interview pada beberapa pengunjung yang menyukai lingkungan pusat belanja. Dari penelitian ini dapat diilustrasikan bahwa elemen outdoor tercermin pada bidang-bidang interior, art sculpture dan ornament dekoratif, dan pengunjung merespon positif pengalaman berada pada simulasi kota mini. Persepsi ini dipengaruhi oleh utamanya oleh budaya popular yang berupa pencitraan dan eksistensi diri, nilai-nilai kehidupan,termasuk di dalamnya berimbas pada orientasi pencarian ruang ber”experience” yang sekaligus mendapatkan manfaat beraktivitas di ruang publik. Fenomena ini didukung oleh kondisi sosial dalam masyarakat yaitu banyaknya pengguna kendaraan bermotor dan tersedianya parkir, mobilitas atas dengan tuntutan waktu, tuntutan pekerjaan, keterbatasan fungsi hunian masa kini, kerinduan beraktivitas di ruang terbuka hijau dan beraktivitas di ruang publik.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherUniversitas Jendral Soedirmanen_US
dc.subjectruang publik internal, simulasien_US
dc.titlePreferensi Pengunjung Terhadap Kota Mini Pada Ruang Publik Pusat Belanja Sebagai Budaya Populeren_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record