• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Skripsi, Tesis dan Disertasi
    • Fakultas Industri Kreatif
    • Arsitektur
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Skripsi, Tesis dan Disertasi
    • Fakultas Industri Kreatif
    • Arsitektur
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    PERANCANGAN FURNITUR SET BERBAHAN DASAR KAYU KARET

    Thumbnail
    View/Open
    Halaman Judul (250.8Kb)
    Lembar Pengesahan (216.9Kb)
    Ucapan Terima Kasih (211.0Kb)
    Abstrak (260.0Kb)
    Kata Pengantar (209.3Kb)
    Daftar Isi (236.7Kb)
    Daftar Gambar (209.3Kb)
    Daftar Tabel (234.6Kb)
    Daftar Lampiran (233.7Kb)
    Bab 1 (250.6Kb)
    Bab 2 (19.24Mb)
    Bab 3 (238.9Kb)
    Bab 4 (525.6Kb)
    Bab 5 (252.2Kb)
    Bab 6 (210.7Kb)
    Daftar Pustaka (238.5Kb)
    Lampiran (34.60Mb)
    Date
    2010
    Author
    Santoso, Yemima Agustina
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    bil dari tanaman perkebunan yaitu pohon karet, kayu karet merupakan material yang digunakan oleh RubberWood. Pohon karet yang telah berumur 20 tahun umumnya akan diregenerasi karena sudah dianggap tidak efektif dalam menghasilkan lateks. Sebagian besar masyarakat Indonesia menggunakan kayu hasil regenerasi ini sebagai kayu bakar karena batang kayu karet masih mengandung banyak getah yang menyebabkan timbulnya banyak jamur dan menimbulkan bau menyengat. Sejalan dengan perkembangan teknologi di Indonesia, beberapa perusahaan kayu mulai berinisiatif untuk memanfaatkan kayu karet dan berupaya mengolah kayu karet menjadi kayu olahan dengan teknik vakum dan tekan. Tentunya tidak semua perusahaan memiliki teknologi ini karena perlakuan terhadap kayu karet tidak sama dengan perlakuan terhadap kayu lain pada umumnya. Kayu karet memiliki tampilan visual yang menarik baik dari serat kayu maupun warna muda yang menyerupai kayu ramin. Oleh karena itu, kayu karet akan sangat menarik bila diaplikasikan pada furnitur bergaya kontemporer. Jika dilihat dari ketahanan dan sifat fisiknya, kayu karet masih dapat direkomendasikan sebagai bahan dasar pembuatan furniture . Keterbatasan dimensi yang dimiliki kayu karet juga dapat diangkat atau diekspos menjadi keunikan dari produk yang direncanakan. Selain dari karakteristik yang dimiliki, kayu karet juga memiliki value tersendiri yang menjadikan material ini berbeda dengan material kayu lainnya. Lapisan finishing yang digunakan merupakan lapisan yang ramah lingkungan, biasa disebut teak oil . Lapisan ini juga merupakan lapisan untuk perawatan kayu, oleh karena itu pemolesan secara bertahap perlu dilakukan. Dengan kehadiran material kayu karet ini sebagai bahan pembuatan furnitur, diharapkan mampu meringankan keterbatasan kayu hutan yang tersedia meskipun tidak secara menyeluruh. Selain itu, pemanfaatan material buangan ini juga diharapkan mampu mengangkat nilai - nilai Indonesia yang merupakan negara kepulauan dengan luas perkebunan karet terbesar di dunia.
    URI
    https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/7644
    Collections
    • Arsitektur

    Copyright©  2017 - LPPM & Library Of Universitas Ciputra
    »»» UC Town CitraLand, Surabaya - Indonesia 60219 «««
    Powered by : FreeBSD | DSpace | Atmire
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    Login

    Copyright©  2017 - LPPM & Library Of Universitas Ciputra
    »»» UC Town CitraLand, Surabaya - Indonesia 60219 «««
    Powered by : FreeBSD | DSpace | Atmire