Struktur Industri Tas Kamera Untuk Menetukan Strategi Bersaing di Indonesia
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur kekuatan industry tas kamera di Indonesia dan mengukur besarnya pengaruh kekuatan para pelaku dalam struktur industry tas kamera terhadap strategi bersaing. Ada lima struktur industry yang digunakan dalam penelitian ini yaitu competitor (13 perusahaan), pendatang baru, pembeli, produk substitusi (2 perusahaan), dan supplier utama untuk bahan cordura, nilon, kulit imitasi dan kulit. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah cluster sampling atas dasar pada jenis struktur industrinya yang terbagi menjadi competitor (pesaing dalam industry), pendatang baru, pembeli, produk substitusi, dan supplier. Variable dependen yaitu strategi bersaing (Y) dan variable independen adalah : daya tawar (X1), daya tawar pembeliI (x2), ancaman pendatang baru (X3), ancaman barang substitusi (X4) dan persaingan dalam industry (X5). Indokator dalam penelitian ini mengacu pada Cunningham (2012), Alrawasdeh (2013), dan Kodrat (2009). Alat analisa yang digunakan adalah regresi linier berganda. Hasil penelitia ini menunjukkan bahwa semua variable independen dalam model penelitian secara bersama-sama memiliki pengaruh signifikan terhadap strategi bersaing (Y) sebesar 61,1%

