Iklim Komunikasi Yayasan Kasih Bangsa Surabaya
Abstract
Perubahan bentuk organisasi yang awalnya merupakan kelompok dengan bidang pelayanan berbeda mulai dari anak-anak, buruh, korban bencana alam hingga kaum religius maupun terpelajar ini berdiri sendiri-sendiri lalu menjadi divisi-divisi dengan satu yayasan yang menaungi tentunya akan muncul kompleksitas yang tinggi dalam proses komunikasi dalam divisi hingga yayasan. Kegitan komunikasi yang terjadi ditambahkan dengan berbagai kegiatan yang dilakukan dalam yayasan membentuk iklim komunikasi. Penelitian ini ingin menjelaskan iklim komunikasi di Yayasan Kasih Bangsa Surabaya (YKBS) yang terbentuk dari gabungan empat divisi yaitu SMM, Wadas, SRK dan PPS dalam pendampingan yang berbeda namun sama-sama bergerak di bidang pelayanan sosial. Dengan metode deskriptif kualitatif diharapkan mendapat data yang mendalam dan mengandung suatu makna yang dapat mendukung ditemukannya iklim komunikasi organisasi yang sedang diteliti dalam kehidupan sehari-hari di YKBS. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan iklim komunikasi YKBS ini tergolong positif atau suportif berdasarkan enam indikator pembentuk iklim komunikasi ideal yaitu iklim kepercayaan, pembuatan keputusan bersama, kejujuran, keterbukaan dalam komunikasi ke bawah, mendengarkan dalam komunikasi ke atas, serta perhatian pada tujuan-tujuan berkinerja tinggi.

