• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Skripsi, Tesis dan Disertasi
    • Fakultas Industri Kreatif
    • Bisnis Desain Fashion
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Skripsi, Tesis dan Disertasi
    • Fakultas Industri Kreatif
    • Bisnis Desain Fashion
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Perancangan Multiway Evening Wear dengan Aplikasi Teknik Detachable

    Thumbnail
    View/Open
    Halaman Judul (106.2Kb)
    Halaman Pernyataan Keaslian (617.8Kb)
    Kata Pengantar (114.8Kb)
    Abstrak (132.7Kb)
    Halaman Daftar Isi (99.15Kb)
    Halaman Daftar Gambar (108.9Kb)
    Halaman Daftar Tabel (86.28Kb)
    Halaman Daftar Lampiran (80.78Kb)
    Bab 1 (4.325Mb)
    Bab 2 (9.518Mb)
    Bab 3 (110.6Kb)
    Journal/Article (25.13Mb)
    Daftar Pustaka (112.6Kb)
    Lampiran 1 (94.99Kb)
    Date
    2021
    Author
    Soendoro, Akhsa
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Para wanita sosialita terobsesi untuk selalu berpenampilan menarik dengan busana glamour tanpa memikirkan dampak perilaku konsumtif yang dilakukannya demi mengikuti tren dan para influencer di perkotaan besar yang akan mengakibatkan hal atau nilai negatif berupa sifat hedonisme. Kaum sosialita yang selalu digambarkan dengan kemewahan dan keglamorannya, seperti beberapa survey yang telah dibuktikan pada tingkat pengeluaran mereka yang terhitung tinggi dengan adanya acara seperti pesta arisan. Hal ini juga dapat menyebabkan seseorang menjadi korban mode. Korban mode adalah mereka yang selalu mengikuti tren fashion dunia pada saat ini dengan terus-menerus membeli pakaian baru dengan style yang sama tetapi model yang berbeda tanpa memikirkan apakah baju tersebut akan terpakai dan berguna disetiap acara dan situasi. Selain memakan banyak tempat untuk menyimpannya, perilaku mereka yang konsumtif ini kemudian dikaitkan juga dengan pola hidup hedonisme.Berperilaku konsumtif yang berlebihan akan mengakibatkan hal negatif yaitu sifat boros, kesenjangan atau ketimpangan sosial, dan akan memunculkan orang-orang yang tidak produktif, dalam arti tidak dapat menghasilkan uang melainkan hanya memakai dan membelanjakan. Dengan konsep desain busana yang akan dibuat yaitu evening wear multi-ways, maka mereka akan lebih bisa meng-handle dan menghemat biaya pengeluaran atau meminimalisir uang belanja untuk pakaian mereka, bahkan dapat membantu penghematan waktu untuk berbelanja ditengah kepadatan aktivitas dan acara-acara yang mereka hadiri tersebut, karena konsep busana ini dapat digunakan sebagai 3 model tampilan sekaligus hanya dengan cara melepas pasangnya dibagian-bagian tertentu (detachable) untuk dapat menyesuaikan kebutuhan dan mood mereka. Perancangan ini dilakukan dengan metode kualitatif dan kuantitatif yang diambil dari model Design Thinking, yaitu melalui pengumpulan data primer dan sekunder dengan dilakukannya wawancara terhadap para experts dan extreme users, serta melakukan survey terhadap 100 potensial responden sesuai target market. Tujuan dari perancangan ini adalah untuk menghasilkan koleksi pakaian evening wear dengan teknik detachable yang dapat menghemat biaya pengeluaran, meminimalisir uang belanja untuk pakaian mereka dan juga membantu penghematan waktu untuk berbelanja ditengah kepadatan aktivitas dan acara-acara yang mereka hadiri sebagai seorang wanita sosialita.
    URI
    https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/8753
    Collections
    • Bisnis Desain Fashion

    Copyright©  2017 - LPPM & Library Of Universitas Ciputra
    »»» UC Town CitraLand, Surabaya - Indonesia 60219 «««
    Powered by : FreeBSD | DSpace | Atmire
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    Login

    Copyright©  2017 - LPPM & Library Of Universitas Ciputra
    »»» UC Town CitraLand, Surabaya - Indonesia 60219 «««
    Powered by : FreeBSD | DSpace | Atmire