| dc.contributor.author | Maichal, Maichal | |
| dc.date.accessioned | 2017-02-16T08:09:55Z | |
| dc.date.available | 2017-02-16T08:09:55Z | |
| dc.date.issued | 2016-08-05 | |
| dc.identifier.isbn | 978-602-74915-0-2 | |
| dc.identifier.uri | http://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/889 | |
| dc.description.abstract | Perdagangan bebas merupakan salah satu produk dari globalisasi. Namun, selama ini, belum ada sebuah konsensus yang mengungkapkan manfaat nyata dari globalisasi. Secara pesimistis, globalisasi dianggap memiliki dampak terhadap meningkatnya ketimpangan pendapatan. Pendapat optimis tentang globalisasi, beranggapan bahwa globalisasi melalui investasi asing dan perdagangan internasional mampu meningkatkan pendapatan masyarakat miskin sehingga dapat mengurangi kemiskinan. Makalah ini bertujuan untuk mengkaji kapan globalisasi dapat menghasilkan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Globalisasi dianggap merugikan negara-negara dunia ketiga (negara berkembang) dalam aspek “fairness” atau “unfair trade”. Unfair trade menyebabkan terjadinya kegagalan pasar yang membuat pencapaian pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan masuknya modal asing tidak memberikan dampak yang besar terhadap peningkatan indeks pembangunan manusia. Selain itu, praktek korupsi membuat pemerintah tidak mampu mengatasi kegagalan pasar dalam mendistribusikan sumber daya secara merata. Globalisasi akan menghasilkan kesejahteraan jika pemerintah mampu melaksanakan perannya dalam perekonomian sebagai institusi yang inklusif | en_US |
| dc.language.iso | other | en_US |
| dc.publisher | SOCIAL SCIENCE & BUSINESS RESEARCH NETWORK | en_US |
| dc.subject | Globalisasi, Kesejahteraan, Kemiskinan, Ketimpangan | en_US |
| dc.title | Globalisasi dan Kesejahteraan: Kapan Globalisasi menghasilkan Kesejahteraan? | en_US |
| dc.type | Other | en_US |