Perancangan Proyek Arsitektur Interior Pusat Hewan dengan Pendekatan Desain Berdasarkan Perilaku oleh Loux Studio
Abstract
Pandemi covid-19 merupakan sebuah fenomena yang membuat seluruh kondisi menjadi tidak sama dengan keadaan sebelumnya. Kondisi di Indonesia saat ini sudah memasuki era new normal, masyarakat sudah menjalankan kehidupan secara normal namun dengan tetap berhati-hati terhadap covid-19. Di era new normal saat ini, masyarakat mulai memiliki kebiasaan dan pandangan yang baru. Memasaki era baru menjadi satu tantangan dan dorongan bagi masyarakat untuk berinovasi. Karena banyak dari masyarakat mengalami pemutusan hubungan kerja untuk bertahan hidup. Sehingga, banyak usaha-usaha baru yang bermunculan. Salah satu usaha yang sedang diperhatikan adalah di bidang industri kreatif. Ditandai dengan ada banyaknya toko retail yang mulai berkembang di perkotaan. Hal ini memberikan kesadaran untuk menyediakan desain arsitektur interior yang dapat mewadahi kebiasaan baru masyarakat dan dapat menarik bagi pengguna. Pendekatan desain berdasarkan perilaku pengguna hadir untuk menjadi solusi yang dapat menjawab permasalahan tersebut. Selain itu, perilaku yang menjadi pedoman bagi bisnis juga dapat diikuti seiring berkembangnya zaman agar dapat menjadi relevan bagi kebutuhan masyarakat, yang akan selalu mengalami perubahan dari akibat perubahan secara global. Pada perancangan proyek arsitektur interior Pet Center menggunakan pendekatan design based on behaviour. Bertujuan untuk membantu pelaku industri kreatif (klien) mendapatkan keuntungan, dan penggunanya (hewan peliharaan, pemilik hewan dan pecinta hewan) mendapatkan kenyamanan berada didalam ruangan.

