| dc.description.abstract | Hidrokel merupakan kelainan pada skrotum yang ditandai oleh akumulasi cairan serosa di dalam tunika vaginalis testis atau sepanjang kanalis inguinalis. Kondisi ini dapat ditemukan pada berbagai kelompok usia dan umumnya bersifat jinak, namun pada keadaan tertentu dapat menimbulkan keluhan fungsional, ketidaknyamanan, serta penurunan kualitas hidup. Hidrokel dapat terjadi secara kongenital maupun didapat, dengan mekanisme patofisiologis yang beragam, mulai dari gangguan keseimbangan produksi dan absorpsi cairan hingga keterlibatan proses inflamasi atau obstruksi aliran limfe. Artikel ini bertujuan membahas hidrokel secara komprehensif dari sudut pandang konseptual dan klinis, dengan penekanan pada mekanisme patofisiologi, gambaran klinis, pendekatan diagnosis, serta prinsip penatalaksanaan dalam praktik bedah. Penulisan artikel menggunakan metode studi literatur terhadap buku ajar kedokteran, pedoman praktik klinis, serta artikel ilmiah nasional dan internasional yang relevan. Pembahasan difokuskan pada integrasi aspek anatomi dan fisiologi skrotum, proses terjadinya hidrokel, pertimbangan diagnostik, serta pilihan terapi konservatif dan operatif. Pemahaman yang baik mengenai hidrokel diharapkan dapat membantu tenaga kesehatan melakukan evaluasi dan penatalaksanaan yang tepat guna meminimalkan keluhan pasien serta mencegah komplikasi | en_US |