| dc.description.abstract | Non-union tulang panjang merupakan komplikasi serius pada penyembuhan fraktur yang
berdampak signifikan terhadap fungsi, kualitas hidup pasien, serta beban sistem pelayanan
kesehatan. Selain faktor mekanik dan teknik pembedahan, berbagai faktor biologis diketahui
berperan penting dalam kegagalan proses penyatuan tulang. Tinjauan literatur ini bertujuan
untuk mengkaji faktor-faktor risiko biologis yang berhubungan dengan terjadinya non-union
pada fraktur tulang panjang. Metode penulisan dilakukan melalui telaah naratif terhadap
literatur ilmiah yang membahas proses penyembuhan tulang dan determinan biologis non-
union. Faktor biologis utama yang diidentifikasi meliputi gangguan vaskularisasi, usia lanjut,
komorbiditas sistemik seperti diabetes melitus, status nutrisi, kebiasaan merokok,
penggunaan obat tertentu, serta gangguan metabolisme tulang. Pemahaman faktor risiko
biologis ini diharapkan dapat membantu klinisi dalam mengidentifikasi pasien berisiko tinggi
serta merancang strategi pencegahan dan tatalaksana yang lebih optimal. | en_US |