Show simple item record

dc.contributor.authorSasono, Bimo
dc.date.accessioned2026-01-20T04:48:02Z
dc.date.available2026-01-20T04:48:02Z
dc.date.issued2025-01-15
dc.identifier.urihttps://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/8966
dc.description.abstractNon-union tulang panjang merupakan komplikasi serius pada penyembuhan fraktur yang berdampak signifikan terhadap fungsi, kualitas hidup pasien, serta beban sistem pelayanan kesehatan. Selain faktor mekanik dan teknik pembedahan, berbagai faktor biologis diketahui berperan penting dalam kegagalan proses penyatuan tulang. Tinjauan literatur ini bertujuan untuk mengkaji faktor-faktor risiko biologis yang berhubungan dengan terjadinya non-union pada fraktur tulang panjang. Metode penulisan dilakukan melalui telaah naratif terhadap literatur ilmiah yang membahas proses penyembuhan tulang dan determinan biologis non- union. Faktor biologis utama yang diidentifikasi meliputi gangguan vaskularisasi, usia lanjut, komorbiditas sistemik seperti diabetes melitus, status nutrisi, kebiasaan merokok, penggunaan obat tertentu, serta gangguan metabolisme tulang. Pemahaman faktor risiko biologis ini diharapkan dapat membantu klinisi dalam mengidentifikasi pasien berisiko tinggi serta merancang strategi pencegahan dan tatalaksana yang lebih optimal.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Ciputraen_US
dc.subjectNon-unionen_US
dc.subjectFraktur Tulang Panjangen_US
dc.subjectFaktor Biologisen_US
dc.subjectPenyembuhan Tulangen_US
dc.titleFaktor Risiko Biologis pada Non-Union Tulang Panjang: Tinjauan Literaturen_US
dc.typeArticleen_US
dc.identifier.kodeprodi11201


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record