• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Lecture Papers
    • Lecture Papers National Published Articles
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Lecture Papers
    • Lecture Papers National Published Articles
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Manifestasi Klinis dan Penatalaksanaan Pneumotoraks Traumatik dengan Emfisema Subkutan pada Pasien Geriatri

    Thumbnail
    View/Open
    Artikel (86.63Kb)
    Date
    2025-01-15
    Author
    Ferdinandus, Pieter David Adriaan
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Pneumotoraks merupakan kondisi patologis yang ditandai oleh adanya udara di dalam rongga pleura sehingga mengganggu mekanisme ventilasi normal paru. Kondisi ini dapat terjadi akibat trauma, tindakan medis, maupun secara spontan, dan berpotensi berkembang menjadi keadaan yang mengancam jiwa apabila tidak dikenali dan ditangani secara adekuat. Salah satu manifestasi klinis yang dapat menyertai pneumotoraks, khususnya pada kasus traumatik, adalah emfisema subkutan yang ditandai dengan pembengkakan jaringan lunak disertai sensasi krepitasi. Artikel ini bertujuan untuk menyajikan gambaran klinis, proses penegakan diagnosis, serta penatalaksanaan pneumotoraks traumatik yang disertai emfisema subkutan pada pasien usia lanjut, berdasarkan data klinis yang diperoleh dari sumber-sumber yang terpercaya. Metode penulisan artikel ini menggunakan pendekatan literatur review. Sumber pustaka diperoleh dari buku ajar kedokteran, pedoman praktik klinis, serta artikel ilmiah nasional dan internasional yang membahas pneumotoraks. Informasi dari literatur dipilih berdasarkan relevansi dan kredibilitas, kemudian dianalisis secara deskriptif-analitik untuk menyajikan ringkasan yang sistematis mengenai epidemiologi, patofisiologi, diagnosis, dan tatalaksana pneumotoraks. Artikel ini tidak menyertakan data primer baru, melainkan memfokuskan pada sintesis pengetahuan yang sudah tersedia di publikasi ilmiah. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa pneumotoraks pada pasien geriatri tidak selalu menampilkan gejala respirasi berat, melainkan dapat bermanifestasi dominan sebagai emfisema subkutan luas akibat kebocoran udara ke jaringan lunak. Pemeriksaan radiologi berperan penting dalam mendukung diagnosis, terutama pada kasus dengan riwayat trauma dada. Penatalaksanaan yang dilakukan meliputi terapi suportif dan tindakan dekompresi rongga pleura menggunakan water sealed drainage untuk menurunkan tekanan intrapleura dan memungkinkan re-ekspansi paru. Kesimpulan dari artikel ini menegaskan bahwa kewaspadaan klinis, evaluasi menyeluruh, dan intervensi yang tepat waktu sangat berperan dalam mencegah komplikasi lebih lanjut serta memperbaiki luaran klinis pada pasien pneumotoraks traumatik, khususnya pada kelompok usia lanjut.
    URI
    https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/8985
    Collections
    • Lecture Papers National Published Articles

    Copyright©  2017 - LPPM & Library Of Universitas Ciputra
    »»» UC Town CitraLand, Surabaya - Indonesia 60219 «««
    Powered by : FreeBSD | DSpace | Atmire
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    Login

    Copyright©  2017 - LPPM & Library Of Universitas Ciputra
    »»» UC Town CitraLand, Surabaya - Indonesia 60219 «««
    Powered by : FreeBSD | DSpace | Atmire