• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Skripsi, Tesis dan Disertasi
    • Fakultas Psikologi
    • Psikologi
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Skripsi, Tesis dan Disertasi
    • Fakultas Psikologi
    • Psikologi
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    HUBUNGAN ANTARA WAKTU LUANG BERSAMA DAN KOMUNIKASI DENGAN KEPUASAN PERNIKAHAN PADA SOPIR TAKS

    Thumbnail
    View/Open
    Halaman Judul (63.78Kb)
    Pernyataan Keaslian (3.136Mb)
    Persetujuan dosen pembimbing (2.697Mb)
    Persetujuan Tim Penguji (2.721Mb)
    Abstrak (253.6Kb)
    Kata Pengantar (126.6Kb)
    daftar isi (220.7Kb)
    daftar tabel (25.58Kb)
    daftar gambar (24.10Kb)
    Bab 1 (341.0Kb)
    Bab 2 (589.5Kb)
    Bab 3 (367.4Kb)
    Bab 4 (666.9Kb)
    Bab 5 (305.7Kb)
    bab 6 (247.6Kb)
    Daftar Pustaka (265.0Kb)
    Lampiran 1 (504.0Kb)
    Date
    2016
    Author
    Rhenardo, Clara Alverina
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Sopir taksi merupakan salah satu pekerjaan berbahaya yang memiliki kemung kinan 60 kali lebih besar mengalami kecelakaan kerja dalam pekerjaannya dibandingkan pekerjaan lainnya (NIOSH, dalam OSHA, 2000). Sopir taksi menghabiskan waktunya untuk bekerja, mulai dari subuh hingga larut malam dengan target setoran setiap harinya. Akibatnya, sopir taksi dapat mengalami stres dalam pekerjaannya. McDonough dan Stewart (2010) menemukan 53.4% sopir taksi mengalami stres kerja. Selain itu, Bodenmann et al. (2007) menemukan bahwa akumulasi dari stres dapat menimbulkan masalah dalam pernikahan. Salah satu kriteria keberhasilan pernikahan adalah kepuasan pernikahan (Burgess & Locke, dalam Ardhianita & Andayani, 2005). Bodenman (dalam Bodenmann et al., 2007) me lakukan studi longitudinal tentang penyebab perceraian. Hasil studinya ditemukan penyebab perceraian adalah rendahnya waktu luang bersama dan rendahnya kualitas komunikasi. Maka dari itu, peneliti menduga sopir taksi yang memiliki tingkat stress kerja yang tinggi harus memiliki jumlah waktu luang bersama pasangan yang tinggi dan kualitas komunikasi yang baik untuk menjamin kepuasan pernikahannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara waktu luang bersama dan komunikasi dengan kepuasan per nikahan pada sopir taksi. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain korelasional. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling insidental . Subjek dalam penelitian ini adalah 87 sopir taksi di perusahaan X Surabaya. Pengambilan dat a menggunakan skala yang terdiri dari skala waktu luang bersama (Kurniawan & Setiawan, 2016), skala komunikasi (Olson & Larson, 2008), dan skala kepuasan pernikahan (Grable & Britt, 2006). Hasil uji korelasi ganda menunjukkan adanya hubungan positif antara waktu luang bersama dan komunikasi dengan kepuasan pernikahan (R = 0.673; ρ < 0.05). Hasil uji korelasi parsial menunjukkan (1) ada hubungan antara waktu luang bersama dan kepuasan pernikahan dengan mengendalikan komunikasi (r = 0.497; ρ < 0.05), dan (2) ada hubungan antara komunikasi dan kepuasan pernikahan dengan mengendalikan waktu luang bersama (r = 0.441; ρ < 0.05). Berdasarkan ketiga hasil penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa waktu luang bersama dan komunikasi bersama - sama meningkatkan kepuasan pernikahan lebih baik (R 2 = 45.2%). Selain itu, kontribusi waktu luang bersama (R 2 = 32%) lebih besar dibandingkan komunikasi (R 2 = 13.2%).
    URI
    https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/9007
    Collections
    • Psikologi

    Copyright©  2017 - LPPM & Library Of Universitas Ciputra
    »»» UC Town CitraLand, Surabaya - Indonesia 60219 «««
    Powered by : FreeBSD | DSpace | Atmire
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    Login

    Copyright©  2017 - LPPM & Library Of Universitas Ciputra
    »»» UC Town CitraLand, Surabaya - Indonesia 60219 «««
    Powered by : FreeBSD | DSpace | Atmire