| dc.contributor.author | Moshavi, Sophia | |
| dc.date.accessioned | 2026-01-26T07:52:25Z | |
| dc.date.available | 2026-01-26T07:52:25Z | |
| dc.date.issued | 2022 | |
| dc.identifier.uri | https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/9012 | |
| dc.description | In the era of the knowledge-based economy and increasing public awareness of sustainability issues, companies are required to pay more attention to their intangible resources, and to report their sustainability performance. The increasing awareness of sustainability issues on the three pillars of Environment, Social, and Governance (ESG) is reflected by the significant increase in the ESG- themed funds by global investors. In this regard, efficient use of intangible resources can lead companies to important sustainability choices such as drivers of competitiveness, market trust and innovation. This study aims to examine the effect of Intellectual Capital (IC) and its components on Business Sustainability (BS). IC is measured through Modified Value-Added Intellectual Capital, while BS is measured through the disclosure of sustainability reports based on the Global Reporting Initiatives (GRI) Standards. This study uses pooled data and produces 50 samples from Knowledge-Based Firms listed on the Indonesia Stock Exchange for the period 2018 to 2020. Data collection uses secondary data derived from annual financial reports and company sustainability reports. Data analysis used multiple linear regression supported by SPSS version 22. The results showed that Capital Employed Efficiency had a significant negative effect on BS, while other IC elements had no effect on BS. | en_US |
| dc.description.abstract | Di era ekonomi berbasis pengetahuan yang beriringan dengan peningkatan kesadaran masyarakat global atas isu keberlanjutan, perusahaan dituntut untuk lebih memperhatikan dan mengelola sumber daya tidak berwujud yang dimiliki, serta mengungkapkan dan melaporkan kinerja keberlanjutannya. Peningkatan kesadaran atas isu keberlanjutan yang meliputi tiga pilar Environment, Social, and Governance (ESG) direfleksikan oleh peningkatan yang signifikan atas kelolaan dana bertema ESG oleh investor di seluruh dunia. Berkaitan dengan hal ini, penggunaan sumber daya tidak berwujud yang efisien dapat mengarahkan perusahaan pada pilihan keberlanjutan yang penting seperti pendorong daya saing, kepercayaan pasar, dan inovasi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Intellectual Capital (IC)dan komponen-komponennya terhadap Business Sustainability (BS). IC diukur melalui Modified Value-Added Intellectual Capital, sementara BS diukur melalui pengungkapan laporan berkelanjutan berbasis Standar Global Reporting Initiatives (GRI). Penelitian ini menggunakan pooled data dan menghasilkan 50 sampel dari perusahaan berbasis pengetahuan (Knowledge-Based Firms) yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2018 hingga 2020. Pengumpulan data menggunakan data sekunder yang berasal dari laporan keuangan tahunan dan laporan keberlanjutan perusahaan. Analisis data menggunakan regresi linier berganda dengan menggunakan SPSS versi 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Capital Employed Efficiency berpengaruh negatif signifikan terhadap BS, sedangkan elemen IC lainnya tidak berpengaruh terhadap BS. | en_US |
| dc.language.iso | id | en_US |
| dc.publisher | Universitas Ciputra | en_US |
| dc.subject | Modal Intelektual | en_US |
| dc.subject | Keberlanjutan Bisnis | en_US |
| dc.subject | ESG | en_US |
| dc.subject | Standar GRI | en_US |
| dc.subject | Intellectual Capital | en_US |
| dc.subject | Business Sustainability | en_US |
| dc.subject | GRI Standard | en_US |
| dc.title | Intellectual Capital terhadap Business Sustainability: Riset Empiris pada Perusahaan Berbasis Pengetahuan di Indonesia | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |
| dc.identifier.kodeprodi | 62201 | |
| dc.identifier.dosenpembimbing | Luky Patricia Widianingsih | |