Pengaruh Inflasi, Tingkat Suku Bunga, Nilai Tukar, dan Struktur Modal Terhadap Return Saham Pada Perusahaan Sektor Farmasi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2015-2020
Abstract
Return merupakan salah satu faktor yang mampu memotivasi para investor untuk melakukan investasi. Terdapat dua faktor yang dapat mempengaruhi tingkat return yaitu faktor makro dan mikroekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari faktor makroekonomi yaitu inflasi, tingkat suku bunga, dan nilai tukar serta faktor mikroekonomi yaitu struktur modal terhadap return saham pada perusahaan sektor Farmasi yang terdaftar di BEI periode 2015-2020. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kuantitatif yakni terdapat perhitungan pada data dalam bentuk angka. Sampel penelitian menggunakan perusahaan farmasi yang telah terdaftar di BEI dengan periode tahun 2015-2020 dengan menggunakan teknik puprosive sampling yang berjumlah 48 perusahaan selama periode 2015-2020. Data diambil merupakan data sekunder yang sudah tersedia berupa laporan keuangan dan laporan tahunan perusahaan sektor farmasi periode tahun 2015-2020 yang diperoleh dari situs resmi Bursa Efek Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inflasi berpengaruh signifikan terhadap return saham, tingkat suku bunga berpengaruh signifikan terhadap return saham. Sedangkan nilai tukar tidak berpengaruh signifikan terhadap return saham, struktur modal tidak berpengaruh signifikan terhadap return saham, dan ukuran perusahaan sebagai variabel kontrol tidak berpengaruh signifikan terhadap return saham pada perusahaan farmasi yang terdaftar di BEI periode 2015-2020.

