USABILITY TESTING PADA MEDIA PERTEMUAN VIRTUAL GOOGLE MEET DENGAN METODE COGNITIVE WALKTHROUGH
Abstract
Terjadinya pandemi Covid-19 membuat masyarakat Indonesia harus bertransisi salah satunya dalam melakukan kegiatan yang sebelumnya dapat dilakukan secara tatap muka atau disebut juga secara offline, sekarang kebiasaan tersebut harus berubah menjadi secara daring atau disebut juga secara online. Dalam melakukan kegiatan seperti kegiatan perkuliahan, pekerjaan dan pembelajaran sekarang dapat dilakukan secara online salah satunya dengan menggunakan Google Meet. Pada penelitian ini peneliti akan melaksanakan Usability testing kepada lima responden dalam menggunakan Google Meet dengan menggunakan metode Cognitive Walkthrough. Peneliti memperhatikan tiga aspek yaitu aspek effectiveness, aspek efficiency dan aspek satisfaction. Untuk mendapatkan hasil dari ketiga aspek tersebut peneliti akan memberikan skenario tugas yang harus dikerjakan oleh lima responden yang sudah dipilih oleh peneliti. Hasil dari pengerjaan skenario tugas digunakan untuk mendapatkan aspek effectiveness dan efficiency. Setelah kelima responden menyelesaikan pengerjaan skenario tugas yang telah diberikan, para responden akan diminta untuk mengisi kuesioner System Usability Scale (SUS) untuk mendapatkan aspek satisfaction. Hasil dari pengisian kuesioner tersebut digunakan untuk mendapatkan aspek satisfaction dalam menggunakan Google Meet. Presentase keberhasilan pengerjaan skenario tugas didapat dengan nilai presentase sebanyak 99% dan dapat dikatakan bahwa sistem Google Meet cukup efektif. Perhitungan time based efficiency mendapatkan nilai yaitu sebanyak 0,27 goals/second. Hal tersebut menunjukkan rata-rata setiap detik responden dapat menyelesaikan sebanyak 27% dari setiap skenario tugas yang dikerjakan. Hasil dari kuesioner System Usability Scale mendapatkan nilai sebanyak 75, angka tersebut dapat dikategorikan "good" dan "acceptable". Pengalaman pengguna pada sistem Google Meet dapat dikatakan cukup baik, pada penelitian ini menyarankan agar pengguna yang menggunakan Google Meet sebaiknya menggunakan akun email pribadi, hal tersebut dikarenakan akun email dari universitas memiliki keterbatasan fitur.

