| dc.contributor.author | Jennifer | |
| dc.date.accessioned | 2026-02-02T08:45:23Z | |
| dc.date.available | 2026-02-02T08:45:23Z | |
| dc.date.issued | 2023 | |
| dc.identifier.uri | https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/9128 | |
| dc.description | Banking as an intermediary institution, has an important role in supporting the country's economy. The importance of banking presence encourages Indonesian banks to focus on their performance through market value. Market value can be measured based on the PBV. PBV measurement is appropriate with signaling theory, which states that a PBV increase reflects banks showing a positive signal to investors. Banks in Indonesia that have a PBV above the industry average show good financial performance. This research aims to examine the effect of the composition of low-cost funds proxied by CASA, profitability proxied by NPM and ROE, and solvency proxied by DER on market value in the Indonesian banking sector. This study uses control variables such as ROA, DAR, and LDR. The research total population is 564 data and the sample used is 271 banking data listed on IDX from 2010–2021. The data collection method uses documentation data. Data analysis used multiple regression analysis with robust. This study uses STATA software. The results showed that CASA and ROE have positive effects, DER has a negative effect, and NPM has no effect on PBV. The control variables ROA and DAR have no effects, while LDR has a negative effect. | en_US |
| dc.description.abstract | Perbankan sebagai lembaga intermediasi memiliki peranan penting dalam menopang roda perekonomian negara. Pentingnya kehadiran perbankan mendorong perbankan di Indonesia perlu memperhatikan kinerjanya di pasar modal melalui pendekatan market value. Nilai pasar perbankan dapat diukur berdasarkan rasio PBV. Pengukuran PBV sejalan dengan signaling theory yang menyatakan bahwa peningkatan PBV mendeskripsikan perbankan menunjukkan sinyal positif kepada investor. Perbankan di Indonesia yang memiliki PBV di atas rata-rata industri sejenis cenderung menunjukkan kinerja keuangan yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh komposisi dana murah yang diproksikan ke dalam variabel CASA, kemudian profitabilitas diproksikan ke dalam variabel NPM dan ROE, serta solvabilitas yang diproksikan ke dalam variabel DER terhadap market value pada sektor perbankan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan variabel kontrol seperti ROA, DAR, dan LDR. Jumlah populasi penelitian sebesar 564 data dan sampel yang digunakan sebesar 271 data perbankan yang terdaftar di BEI periode 2010-2021. Metode pengumpulan data penelitian menggunakan data dokumentasi. Analisis data menggunakan multiple regression analysis dengan robust. Alat uji dalam penelitian ini menggunakan STATA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel CASA dan ROE berpengaruh positif, DER berpengaruh negatif, sedangkan NPM tidak berpengaruh terhadap PBV. Variabel kontrol ROA dan DAR tidak berpengaruh, sedangkan LDR berpengaruh negatif. | en_US |
| dc.language.iso | id | en_US |
| dc.publisher | UNIVERSITAS CIPUTRA SURABAYA | en_US |
| dc.subject | Market Value, Komposisi Dana Murah, Profitabilitas, Solvabilitas. | en_US |
| dc.subject | Market Value, Low-Cost Funds, Profitability, Solvency. | en_US |
| dc.title | KOMPOSISI DANA MURAH, PROFITABILITAS, DAN SOLVABILITAS SEBAGAI DETERMINAN MARKET VALUE PADA PERBANKAN DI INDONESIA | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |
| dc.identifier.kodeprodi | 62201 | |
| dc.identifier.nim | 0106041910003 | |
| dc.identifier.dosenpembimbing | Wirawan Endro Dwi Radianto | |