KOMPOSISI DANA MURAH, PROFITABILITAS, DAN SOLVABILITAS SEBAGAI DETERMINAN MARKET VALUE PADA PERBANKAN DI INDONESIA
Abstract
Perbankan sebagai lembaga intermediasi memiliki peranan penting dalam menopang roda perekonomian negara. Pentingnya kehadiran perbankan mendorong perbankan di Indonesia perlu memperhatikan kinerjanya di pasar modal melalui pendekatan market value. Nilai pasar perbankan dapat diukur berdasarkan rasio PBV. Pengukuran PBV sejalan dengan signaling theory yang menyatakan bahwa peningkatan PBV mendeskripsikan perbankan menunjukkan sinyal positif kepada investor. Perbankan di Indonesia yang memiliki PBV di atas rata-rata industri sejenis cenderung menunjukkan kinerja keuangan yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh komposisi dana murah yang diproksikan ke dalam variabel CASA, kemudian profitabilitas diproksikan ke dalam variabel NPM dan ROE, serta solvabilitas yang diproksikan ke dalam variabel DER terhadap market value pada sektor perbankan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan variabel kontrol seperti ROA, DAR, dan LDR. Jumlah populasi penelitian sebesar 564 data dan sampel yang digunakan sebesar 271 data perbankan yang terdaftar di BEI periode 2010-2021. Metode pengumpulan data penelitian menggunakan data dokumentasi. Analisis data menggunakan multiple regression analysis dengan robust. Alat uji dalam penelitian ini menggunakan STATA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel CASA dan ROE berpengaruh positif, DER berpengaruh negatif, sedangkan NPM tidak berpengaruh terhadap PBV. Variabel kontrol ROA dan DAR tidak berpengaruh, sedangkan LDR berpengaruh negatif.

