| dc.contributor.author | Maximillian, Nathaniel | |
| dc.date.accessioned | 2026-02-10T09:46:33Z | |
| dc.date.available | 2026-02-10T09:46:33Z | |
| dc.date.issued | 2022 | |
| dc.identifier.uri | https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/9144 | |
| dc.description | Indonesia's manufacturing GDP growth experienced a downward trend from 2015-2020. All manufacturing companies experienced a decline, including textile and garment sub-sector companies. There were 4 textile and garment sub- sector companies that suffered successive losses and high raw material costs caused indications of financial distress in textile and garment sub-sector companies. This study aims to determine the effect of profitability, liquidity, and solvency on financial distress in textile and garment sub-sector companies for the 2015-2020 period. Profitability is measured by Return On Asset (ROA), liquidity is measured by Current Asset (CR), solvency is measured by Debt to Asset (DAR), and financial distress is measured by Altman Z-score. The sample of this study used 15 textile and garment sub-sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange. This research uses a quantitative approach. The data analysis method uses Pooled Least Square. The results showed that profitability and liquidity had a positive and significant effect on financial distress. Solvency has a negative and significant effect on financial distress. | en_US |
| dc.description.abstract | Pertumbuhan PDB Manufaktur Indonesia mengalami tren penurunan dari tahun 2015-2020. Seluruh perusahaan manufaktur mengalami penurunan tidak terkecuali perusahaan sub sektor tekstil dan garmen. Terdapat 4 perusahaan sub sektor tekstil dan garmen yang mengalami kerugian secara berturut-turut dan biaya bahan baku tinggi menyebabkan adanya indikasi financial distress pada perusahaan sub sektor tekstil dan garmen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh profitabilitas, likuiditas, dan solvabilitas terhadap financial distress pada perusahaan sub sektor tekstil dan garmen periode 2015-2020. Profitabilitas diukur dengan Return On Asset (ROA), likuiditas diukur dengan Current Asset (CR), solvabilitas diukur dengan Debt to Asset (DAR), dan financial distress diukur dengan Altman Z-score. Sampel penelitian ini menggunakan 15 perusahaan sub sektor tekstil dan garmen yang terdaftar dalam Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode analisis data menggunakan Pooled Least Square. Hasil penelitian menunjukkan profitabilitas dan likuiditas berpengaruh positif dan signifikan terhadap financial distress. Solvabilitas berpengaruh negatif dan signifikan terhadap financial distress. | en_US |
| dc.language.iso | id | en_US |
| dc.publisher | Universitas Ciputra | en_US |
| dc.subject | Financial Distress | en_US |
| dc.subject | Profitabilitas | en_US |
| dc.subject | Likuiditas | en_US |
| dc.subject | Solvabilitas | en_US |
| dc.subject | Altman Z-score | en_US |
| dc.subject | Profitability | en_US |
| dc.subject | Liquidity | en_US |
| dc.subject | Solvency | en_US |
| dc.title | Pengaruh Profitabilitas, Likuiditas, dan Solvabilitas terhadap Financial Distress pada Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Tekstil dan Garmen yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2015-2020 | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |
| dc.identifier.kodeprodi | 62201 | |
| dc.identifier.dosenpembimbing | Fanny Septina | |