Pengaruh Profitabilitas, Likuiditas, dan Solvabilitas terhadap Financial Distress pada Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Tekstil dan Garmen yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2015-2020
Abstract
Pertumbuhan PDB Manufaktur Indonesia mengalami tren penurunan dari tahun 2015-2020. Seluruh perusahaan manufaktur mengalami penurunan tidak terkecuali perusahaan sub sektor tekstil dan garmen. Terdapat 4 perusahaan sub sektor tekstil dan garmen yang mengalami kerugian secara berturut-turut dan biaya bahan baku tinggi menyebabkan adanya indikasi financial distress pada perusahaan sub sektor tekstil dan garmen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh profitabilitas, likuiditas, dan solvabilitas terhadap financial distress pada perusahaan sub sektor tekstil dan garmen periode 2015-2020. Profitabilitas diukur dengan Return On Asset (ROA), likuiditas diukur dengan Current Asset (CR), solvabilitas diukur dengan Debt to Asset (DAR), dan financial distress diukur dengan Altman Z-score. Sampel penelitian ini menggunakan 15 perusahaan sub sektor tekstil dan garmen yang terdaftar dalam Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode analisis data menggunakan Pooled Least Square. Hasil penelitian menunjukkan profitabilitas dan likuiditas berpengaruh positif dan signifikan terhadap financial distress. Solvabilitas berpengaruh negatif dan signifikan terhadap financial distress.

