Pengaruh Intellectual Capital, Good Corporate Governance, dan Reputasi Perusahaan Terhadap Nilai Perusahaan Sektor Consumer Goods yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia
Abstract
Tahun 2018 dan 2019 indeks saham sektor consumer goods terus menurun yang berarti harga saham rata-rata sektor ini menurun. Harga saham dapat mempresentasikan pendapat investor mengenai nilai perusahaan. Perusahaan sektor consumer goods memiliki sumber daya manusia (SDM) yang banyak sehingga dapat menjadi suatu keunggulan untuk menciptakan nilai tambah bagi perusahaan bila mereka memiliki pengetahuan dan dapat dikelola dengan baik. Pengetahuan yang dimiliki SDM dapat diukur dapat diukur menggunakan IC. Selain sumber daya manusia, tata kelola perusahaan juga termasuk ke dalam salah satu hal yang penting pada perusahaan dan dapat memberikan nilai tambah. Terdapat beberapa hal yang dapat mengukur GCG suatu perusahaan. Dua di antaranya adalah proporsi dewan komisaris independen dan jumlah komite audit. Reputasi perusahaan juga penting bagi perusahaan yang listed di Bursa Efek Indonesia. Reputasi perusahaan adalah salah satu hal yang patut dijaga karena juga berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Salah satu cara untuk mengukur reputasi yaitu dengan mendapatkan penghargaan seperti Corporate Image Award. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh intellectual capital, good corporate governance, dan reputasi perusahaan terhadap nilai perusahaan. Sampel dalam penelitian ini adalah perusahaan yang terdaftar di sektor consumer goods yang terdaftar di BEI periode 2018-2019. Penelitian ini menggunakan purposive sampling sebagai Teknik pengambilan data. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu uji asumsi klasik dan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa intellectual capital, good corporate governance, dan reputasi perusahaan tidak memiliki pengaruh terhadap nilai perusahaan.

