| dc.contributor.author | Tanriady, Felicia Cindy | |
| dc.date.accessioned | 2026-02-22T17:33:38Z | |
| dc.date.available | 2026-02-22T17:33:38Z | |
| dc.date.issued | 2023 | |
| dc.identifier.uri | https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/9197 | |
| dc.description | Tax avoidance is still a problem that is prone to occur in Indonesia. Companies will use various methods such as increasing debt structure (thin capitalization) and increasing investment in fixed assets (capital intensity) to increase their profits by minimizing tax payments. These problems have led to low tax revenues received by the state in recent years. Acts of tax avoidance carried out in real terms by PT. Adaro Energy through its subsidiary in Singapore. The case proves that indications of tax avoidance occur on the basis of various motives such as thin capitalization and capital intensity Therefore, this study aims to examine the effect of thin capitalization and capital intensity on tax avoidance with corporate social responsibility as a moderating variable. This study uses a sample of mining and energy companies listed on the Indonesian stock exchange for the period 2016 – 2021 using a robust multiple linear regression analysis method. Data were analyzed using Stata 16. The results showed that thin capitalization had no effect on tax avoidance. The capital intensity variable has a negative effect on tax avoidance. The CSR variable strengthens the effect of the thin capitalization variable on tax avoidance. The CSR variable weakens the effect of the capital intensity variable on tax avoidance. | en_US |
| dc.description.abstract | Penghidaran pajak hingga saat ini masih menjadi salah satu masalah yang rentan terjadi di Indonesia. Perusahaan akan menggunakan berbagai macam cara seperti meningkatkan struktur hutang (thin captalization) dan meningkatkan investasi terhadap aset tetap (capital intensity) untuk meningkatkan laba yang dimilikinya dengan meminimalisir pembayaran pajaknya. Permasalahan tersebut menyebabkan rendahnya penerimaan pajak yang diterima negara dalam beberapa tahun terakhir. Tindakan penghindaran pajak dilakukan secara nyata oleh PT. Adaro Energy melalui anak perusahaannya di Singapura. Kasus tersebut membuktikan bahwa indikasi penghindaran pajak terjadi atas dasar berbagai macam motif seperti thin captalization dan capital intensity Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh thin captalization dan capital intensity terhadap penghindaran pajak dengan corporate social responibility sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan sampel perusahaan pertambangan dan energi yang terdaftar di bursa efek indonesia periode 2016 – 2021 dengan menggunakan metode analisis regresi linear berganda robust . Data dianalisis menggunakan Stata 16. Hasil penelitian menunjukkan bahwa thin captalization tidak berpengaruh terhadap penghindaran pajak. Variabel capital intensity berpengaruh negatif terhadap penghindaran pajak. Variabel CSR memperkuat pengaruh variabel thin captalization terhadap penghindaran pajak. Variabel CSR memperlemah pengaruh variabel capital intensity terhadap penghindaran pajak. | en_US |
| dc.language.iso | id | en_US |
| dc.publisher | Universitas Ciputra | en_US |
| dc.subject | Penghindaran Pajak | en_US |
| dc.subject | Thin Capitalization | en_US |
| dc.subject | Capital Intensity | en_US |
| dc.subject | CSR | en_US |
| dc.subject | Tax Avoidance | en_US |
| dc.title | Pengaruh Thin Capitalization dan Capital Intensity Terhadap Indikasi Penghindaran Pajak Dengan CSR sebagai Variabel Moderasi | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |
| dc.identifier.kodeprodi | 62201 | |
| dc.identifier.dosenpembimbing | Luky Patricia Widianingsih | |