Pengaruh Thin Capitalization dan Capital Intensity Terhadap Indikasi Penghindaran Pajak Dengan CSR sebagai Variabel Moderasi
Abstract
Penghidaran pajak hingga saat ini masih menjadi salah satu masalah yang rentan terjadi di Indonesia. Perusahaan akan menggunakan berbagai macam cara seperti meningkatkan struktur hutang (thin captalization) dan meningkatkan investasi terhadap aset tetap (capital intensity) untuk meningkatkan laba yang dimilikinya dengan meminimalisir pembayaran pajaknya. Permasalahan tersebut menyebabkan rendahnya penerimaan pajak yang diterima negara dalam beberapa tahun terakhir. Tindakan penghindaran pajak dilakukan secara nyata oleh PT. Adaro Energy melalui anak perusahaannya di Singapura. Kasus tersebut membuktikan bahwa indikasi penghindaran pajak terjadi atas dasar berbagai macam motif seperti thin captalization dan capital intensity Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh thin captalization dan capital intensity terhadap penghindaran pajak dengan corporate social responibility sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan sampel perusahaan pertambangan dan energi yang terdaftar di bursa efek indonesia periode 2016 – 2021 dengan menggunakan metode analisis regresi linear berganda robust . Data dianalisis menggunakan Stata 16. Hasil penelitian menunjukkan bahwa thin captalization tidak berpengaruh terhadap penghindaran pajak. Variabel capital intensity berpengaruh negatif terhadap penghindaran pajak. Variabel CSR memperkuat pengaruh variabel thin captalization terhadap penghindaran pajak. Variabel CSR memperlemah pengaruh variabel capital intensity terhadap penghindaran pajak.

