• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Skripsi, Tesis dan Disertasi
    • Fakultas Kedokteran
    • Kedokteran
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Skripsi, Tesis dan Disertasi
    • Fakultas Kedokteran
    • Kedokteran
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pengaruh Ekstrak Metanol Daun Pandan (Pandanus amaryllifolius) LC 100 Terhadap Kadar Enzim Asetilkolinesterase Larva Nyamuk Aedes Aegypti

    Thumbnail
    View/Open
    Halaman Judul (189.7Kb)
    Halaman Pernyataan Keaslian (368.1Kb)
    Kata Pengantar (239.3Kb)
    Abstrak (251.3Kb)
    Halaman Daftar Isi (144.8Kb)
    Halaman Daftar Gambar (217.0Kb)
    Halaman Daftar Tabel (216.4Kb)
    Halaman Daftar Lampiran (215.6Kb)
    Bab 1 (333.5Kb)
    Bab 2 (783.8Kb)
    Bab 3 (398.4Kb)
    Bab 4 (425.1Kb)
    Bab 5 (419.6Kb)
    Bab 6 (293.1Kb)
    Journal/Article (435.4Kb)
    Daftar Pustaka (313.1Kb)
    Lampiran 1 (123.3Kb)
    Lampiran 2 (1.152Mb)
    Lampiran 3 (158.3Kb)
    Date
    2022
    Author
    Habibah, Ummu
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Nyamuk Aedes aegypti dikenal sebagai vektor utama penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di dunia. Vaksin dan obat DBD masih belum tersedia. Prioritas  Kementerian Kesehatan untuk mencegah penyakit DBD adalah mengontrol  populasi vektor nyamuk Aedes aegypti. Daun pandan wangi (Pandanus  amaryllifolius) memiliki potensi sebagai larvasida tetapi belum banyak informasi  mengenai mekanisme kerjanya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh  ekstrak metanol Pandanus amaryllifolius pada enzim asetilkolinesterase (AChE) larva nyamuk Aedes aegypti. Jenis penelitian ini adalah eksperimen murni dengan  desain rancangan penelitan post test only control group design. Kelompok  perlakuan terdiri dari kelompok ekstrak metanol Pandanus amaryllifolius dari  Surabaya, kelompok akuades sebagai kontrol negatif, dan kelompok temephos  sebagai kontrol negatif. Replikasi sebanyak tiga kali. Pengujian dilakukan selama  24 jam kemudian dilakukan pemeriksaan enzim AChE. Data dianalisis dengan  SPSS menggunakan statistik deskriptif dan Kruskall Wallis. Hasil Penelitian ini  adalah kadar AChE pada larva Aedes aegypti yang mati setelah terpapar ekstrak  lebih rendah (230,88 unit/l) jika dibandingkan dengan larva yang terpapar kontrol  negatif (323,23 unit/l) dan kontrol positif (279,94 unit/l). Kadar enzim AChE larva  nyamuk pada tiga kelompok perlakuan memiliki perbedaan yang tidak signifikan  (p > 0,05). Ekstrak methanol Pandanus amaryllifolius dari Surabaya memiliki  mekanisme kerja sebagai racun saraf, yaitu menghambat enzim AChE.
    URI
    https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/9389
    Collections
    • Kedokteran

    Copyright©  2017 - LPPM & Library Of Universitas Ciputra
    »»» UC Town CitraLand, Surabaya - Indonesia 60219 «««
    Powered by : FreeBSD | DSpace | Atmire
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    Login

    Copyright©  2017 - LPPM & Library Of Universitas Ciputra
    »»» UC Town CitraLand, Surabaya - Indonesia 60219 «««
    Powered by : FreeBSD | DSpace | Atmire