Show simple item record

dc.contributor.authorSitepu, Sri Nathasya Br
dc.date.accessioned2017-07-13T05:57:24Z
dc.date.available2017-07-13T05:57:24Z
dc.date.issued2014-06-01
dc.identifier.citationSitepu, S. N. B. 2014. Manajemen Transpormasi menggunakan Minimum Spanning Tree dan Maximum Flow Studi kasus: Jalur Bandara Adisutjipto Menuju Titik Nol (Km 0) Kota Yogyakarta. Jurnal STEI Ekonomi. 23(1):135-157.en_US
dc.identifier.issn0854-0985
dc.identifier.urihttp://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/1076
dc.description.abstractJalan raya merupakan aset penting di bidang transportasi. Pengelolaan jaringan jalan yang maksimal dapat mengatasi masalah kemacetan di jalan raya. Lokasi penelitian berada pada jaringan transportasi jalur Bandara Adisutjipto menuju Titik Nol di Kota Yogyakarta dengan klasifikasi jalan nasional dan jalan kota. Penelitian ini bertujuan menganalisis optimalisasi pengelolaan aset jaringan transportasi jalur Bandara Adisutjipto menuju Titik Nol (Km 0) di Kota Yogyakarta menggunakan, analisis Minimum Spanning Tree (MST) dan Maximum Flow (MF). Tahapan analisis pertama adalah melakukan analisis Minimum Spanning Tree dapat memotong jaringan jalan yang tidak efisien (jarak jauh dan jalur jalan yang padat) sehingga menghasilkan jaringan baru yang lebih singkat. Tahapan kedua melakukan analisis Maximum Flow tujuannya menghasilkan jaringan jalur transportasi baru dengan volume kendaraan optimal. Hasil pengolahan dengan analisis Minimum Spanning Tree menunjukkan jalur transportasi akan optimal setelah memotong beberapa jalur yaitu: persimpangan Condongcatur, perempatan Janti, Jl. Sudirman sampai Tugu Jogja. Hasil pelitian dengan analisis Maximum Flow menyebutkan jaringan Jl. Laksda Adisutjipto dari perempatan Janti menuju perempatan UIN merupakan jalur yang melebihi kapasitas, dibuktikan dengan hasil olahan data negatif pada aliran lalu lintas.en_US
dc.publisherJurnal STEI Ekonomien_US
dc.subjectOptimalisasi jaringan jalur transportasi menggunakan analisis Minimum Spanning Tree dan Maximum Flow.en_US
dc.titleManajemen Transpormasi menggunakan Minimum Spanning Tree dan Maximum Flow Studi kasus: Jalur Bandara Adisutjipto Menuju Titik Nol (Km 0) Kota Yogyakartaen_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record