• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Lecture Papers
    • Lecture Papers National Published Articles
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Lecture Papers
    • Lecture Papers National Published Articles
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pro-Kontra Euthanasia di Kalangan Pemuka Agama

    Thumbnail
    View/Open
    123.pdf (333.9Kb)
    Full Paper.Jenny balaurung 2009_.pdf (1.278Mb)
    Date
    2009-11
    Author
    Lukito Setiawan, Jenny
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Pemuka agama dalam layanannya terhadap umat seringkali harus berhadapan dengan situasi umat yang sakit berkepanjangan, seperti halnya pada pasien penyakit terminal. Adanya kemajuan teknologi di bidang kedokteran membuat laju proses kematian dapat ditekan dan pasien memperoleh harapan hidup yang lebih panjang. Namun demikian alat-alat maupun mesin penunjang hidup tersebut tidak menjamin kesembukan. Peralatan tersebut menuntut biaya yang tidak sedikit yang menjadi beban tersendiri bagi pasien ataupun keluarganya. Hal ini menjadi kondisi yang delematis bagi pasien dan keluarganya. Situasi ini juga dihadapi oleh pemuka agama, karena mereka sering kali mendampingi pasien dalam masa-masa sulit ini dan menjadi tempat bertanya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pandangan dan sikap terhadap euthanasia di kalangan pemuka agama serta hal-hal yang melatar belakangi. Pendekatan kuantitatif maupun kualitatif digunakan dalam penelitian ini untuk meningkatkan keluasan maupun kedalaman penelitian. Sehubungan dengan hal itu ada 30 pemuka agama dari berbagai latar belakang agama berpartisipasi dalam mengisi angket sikap terhadap euthanasia, dan ada 5 pemuka agama dari berbagai latar belakang agama yang mengikuti interviu. Analisis terhadap data kuantitatif menunjukkan bahwa 73,3% responden tidak setuju dan sangat tidak setuju terhadap euthanasia, 23,3% responen menunjukkan sikap ragu-ragu, dan 3,3% responden bersikap setuju. Hasil analisis data kualitatif menunjukkan bahwa ketidaksetujuan informan sangat di pengaruhi oleh pandangan bahwa kehidupan dan kematian adalah hal Tuhan dan di bawah kedaulatan Tuhan. Kehidupan adalah anugrah dan karunia Tuhan. Sikap ragu-ragu pada informan lebih dikarenakan adanya dilema antara agama dan realitas. Di satu sisi agama mengajarkan hal-hal yang ideal, namun di sisi lain pasien maupun keluarganya dihadapkan pada relitas misalnya biaya dan penderitaan yang tidak kunjung selesai. Hasil yang lebih rinci dan analisis yang lebih lanjut akan diuraikan dalam artikel ini guna memberikan rekomendasi terkait dengan upaya layanan kemanusiaan yang lebih baik
    URI
    http://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/123
    Collections
    • Lecture Papers National Published Articles

    Copyright©  2017 - LPPM & Library Of Universitas Ciputra
    »»» UC Town CitraLand, Surabaya - Indonesia 60219 «««
    Powered by : FreeBSD | DSpace | Atmire
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    Login

    Copyright©  2017 - LPPM & Library Of Universitas Ciputra
    »»» UC Town CitraLand, Surabaya - Indonesia 60219 «««
    Powered by : FreeBSD | DSpace | Atmire