• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Lecture Papers
    • Lecture Papers National Published Articles
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Lecture Papers
    • Lecture Papers National Published Articles
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Pengaruh Persepsi Ibu Terhadap Perilaku Gaya Hidup Bersih dan Sehat Berdasarkan Health Belief Model di Surabaya

    Thumbnail
    View/Open
    Abstract (128.6Kb)
    Cover, TOC, Full Paper (2.214Mb)
    Plagiarism (3.561Mb)
    Peer Review (1.105Mb)
    Peer Review (384.5Kb)
    Date
    2020-04
    Author
    Wartiningsih, Minarni
    Soesanto, Danoe
    Silitonga, Hanna Tabita Hasianna
    Santoso, Gianina Angelia
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Perilaku gaya hidup sehat penting artinya bagi ibu yang mengasuh anaknya diusia balita, apabila perilaku tersebut tidak diterapkan maka balita tersebut akan beresiko terkena penyakit diare dan komplikasinya. Di Surabaya pada tahun 2017, Incidence penyakit diare sebesar 76,602 kasus yang sebelumnya sebanyak 77,617 suspek kasus (98,69%). Kota Surabaya memiliki 63 Puskesmas dan dari tahun 2016 hingga tahun 2018, terdapat 12 Puskesmas yang inciden penyakit diare pada balita meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi ibu yang mengasuh balita terhadap perilaku gaya hidup bersih dan sehat berdasarkan Health Belief Model. Metode: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Terdapat 120 ibu yang mengasuh balitanya dari 12 Puskesmas ikut terlibat dalam penelitian ini. Responden mengisi kuesioner tentang karakteristik, perceived susceptibility, perceived severity, perceived benefit, cues to action and perilaku gaya hidup sehat. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei tahun 2019. Ijin layak etik telah diberikan oleh Komisi Etik Universitas Ciputra. Analisis variabel dilakukan dengan uji analisis bivariat dengan regresi binomial. Hasil: Umur responden mayoritas adalah antara umur 36-40 tahun (27,50%), tingkat pendidikan sebagian besar sekolah menengah umum (48,30%), dan tingkat sosio ekonomi mayoritas adalah menengah (69%). Karakteristik responden yang terdiri dari (usia, tingkat pendidikan dan tinglat sosio ekonomi) pada penelitian ini berpengaruh terhadap perceived susceptibility, perceived severity and perceived benefits. Perceived susceptibility dan perceived severity berpengaruh terhadap perceived barriers, tingkat pendidikan juga berpengaruh terhadap perceived benefits. Cues to action berpengaruh terhadap perceived barriers dan perceived barrier dan perceived benefits berpengaruh terhadap perilaku hidup bersih dan sehat. Kesimpulan: Tingkat pendidikan ibu sangat penting dalam memahami dan membentuk persepsi kerentanan, keparahan, manfaat dan hambatan dalam melakukan pola hidup bersih dan sehat, dengan mengurangi persepsi hambatan dalam mencegah penyakit diare maka akan memotivasi ibu dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Saran: Melakukan upaya untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang perilaku hidup bersih dan sehat melalui: media sosial, televisi, elektronik, seminar, talk show, Universitas Ciputra pada kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan mahasiswa dengan memberdayakan masyarakat dan Puskesmas serta Rumah Sakit melalui program PKRS dengan gerakan membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat.
    URI
    http://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/2642
    Collections
    • Lecture Papers National Published Articles

    Copyright©  2017 - LPPM & Library Of Universitas Ciputra
    »»» UC Town CitraLand, Surabaya - Indonesia 60219 «««
    Powered by : FreeBSD | DSpace | Atmire
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    Login

    Copyright©  2017 - LPPM & Library Of Universitas Ciputra
    »»» UC Town CitraLand, Surabaya - Indonesia 60219 «««
    Powered by : FreeBSD | DSpace | Atmire