Pendididkan Entrepreneurship: Menumbuhkan Agripreneur Muda
Abstract
Entrepreneur dalam bidang agribisnis saat ini masih sangat kurang. Hal tersebut sangat kontradiktif dengan sumber daya alam di Indonesia yang sangat banyak tersedia. Peluang usaha dalam bidang agribisnis di Indonesia masih terbuka lebar, seperti dalam bidang pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan. Pada umumnya, generasi muda sangat kurang tertarik untuk menjalankan bisnis dalam bidang tersebut. Mereka enggan menangani bisnis yang mereka anggap kurang bergengsi dan kurang menghasilkan keuntungan. Bahkan, para sarjana yang berkaitan dengan bidang agribisnis enggan menekuni bidang yang sudah dipelajarinya dan bahkan mungkin sudah pernah dipraktekkan pada perkulihaan. Saat ini pendidikan tentang entrepreneurship sudah mulai digalakkan di berbagai lembaga pendidikan di Indonesia. Diharapkan dengan pendidikan tersebut generasi muda menjadi lebih terbuka pola pikirnya terhadap entrepreneurship dalam bidang agribisnis. Apabila pola pikir sudah terbuka maka diharapkan minat generasi muda tersebut dapat ditekuni menjadi bisnis yang berhasil guna.
Paper ini bertujuan untuk menganalisa faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya jumlah entrepreneur muda khususnya dalam bidang agribisnis di Indonesia. Penelitian ini menggunakan paradigma kualitatif dengan metode studi literatur. Temuan dalam studi ini menunjukkan bahwa rendahnya jumlah entrepreneurship dalam bidang agribisnis.

