Corporate Social Responsibility: Alat Pencitraan atau Jatidiri Perusahaan ?
Abstract
Isu mengenai tanggung jawab sosial perusahaan merupakan isu yang menarik untuk diteliti karena terdapat beberapa aspek yang mendasarinya. Tanggung jawab sosial perusahaan dapat dipandang sebagai bagian dari straregi bisnis perusahaan untuk memperoleh citra yang baik dan keuntungan yang semakin tinggi dimasa yang akan datang. Hal ini dapat mengakibatkan perusahaan hanya akan melakukan tanggung jawab sosial pada aspek yang dianggap akan membentuk citra baik perusahaan di mata stakeholder atau bahkan tanggung jawab sosial dapat digunakan sebagai alat untuk menyembunyikan kecurangan keuangaan yang dilakukan perusahaan. Sudut pandang yang lain menganggap tanggung jawab perusahaan sosial seharusnya menjadi nilai yang ada dalam perusahaan sehingga perusahaan akan berperilaku etis di setiap aspek perusahaan termasuk dalam espek keuangan karena hal tersebut merupakan perwujudan dari tanggung jawab sosial sebagai jatidiri atau nilai yang dihidupi perusahaan.
Penelitian ini bertujuan untuk menguji perilaku perusahaan yang dikategorikan melakukan tanggung jawab sosial perusahaan yang baik. Secara lebih spesifik penelitian ini ingin mengetahui apakah terdapat perilaku manajemen laba yang berbeda antara perusahaan yang dianggap melakukan tanggung jawab sosial yang baik dan perusahaan yang dianggap tidak melakukan tanggung jawab sosial dengan baik. Perusahaan yang melakukan tanggung jawab sosialnya dengan baik diharapkan melaporkan menajemen laba yang rendah dibanding dengan perusahaan sejenis yang dianggap tidak melakukan tanggung jawab sosialnya dengan baik.
Sampel penelitian ini menggunakan perusahaan-perusahaan yang memperoleh penghargaan Indonesian CSRA wards pada tahun 2005, 2008, dan 2011 yang kemudian dibandingkan perusahaan sejenis dalam satu sektor Industri yang sama yang tidak memperoleh penghargaan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan pemenang Indonesian CSR Awards melaporkan manajemen laba yang lebih rendah dibandingkan perusahaan sejenis. Hasil penelitian ini diharapkan akan memberikan gambaran perilaku manajemen laba perusahaan-perusahaan di Indonesia yang tergolong sebagai perusahaan yang dianggap melakukan tanggung jawab sosialnya dengan baik dan menekankan pentingnya aspek kualitas laporan keuangan sebagai salah satu wujud tanggung jawab sosial perusahaan.

