• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Lecture Papers
    • Lecture Papers National Published Articles
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Lecture Papers
    • Lecture Papers National Published Articles
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    PERANCANGAN CO-WORKING SPACE DENGAN PENDEKATAN BIOPHILIC DESIGN

    Thumbnail
    View/Open
    Abstract (100.2Kb)
    Cover, TOC, Content (989.4Kb)
    Plagiarism (3.056Mb)
    Peer Review (1021.Kb)
    Date
    2021
    Author
    Lily, Selda Mishelie
    Istanto, Freddy Handoko
    Susan
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Urbanisasi yang semakin maju khususnya daerah perkotaan membuat interaksi antara manusia dengan alam semakin berkurang, sebagian besar waktu yang dihabiskan di dalam ruangan khususnya ruang kantor. Berkurangnya interaksi manusia dengan alam mengakibatkan menurunnya kesejahteraan umum seseorang, baik secara fisik maupun psikologis. Berkurangnya hubungan antara manusia dengan alam ini disebut Nature Deficit Disorder. Oleh sebab itu area kantor diusulkan menggunakan pendekatan Biophilic Design. Dimana Biophilic Design dapat memberikan efek-efek positif seperti meningkatnya produktifitas dan konsentrasi, menurunkan stress, mood booster, dan sebagainya. Intano | Co-work merupakan sebuah bisnis yang bergerak pada bidang co-working space yang termasuk dalam katagori perkantoran. Intano | Co-work menginginkan sebuah co-working space yang nyaman dan dapat menarik pengunjung. Sehingga dengan menerapkan biophilic design pada bangunan co-working space ini dapat memberikan nilai tambah bagi co-working space tersebut dikarenakan biophilic design dapat memberikan efek-efek positif antara lain mengurangi stress, menambah konsentrasi, dan produktifitas bagi penyewa maupun pekerja. Elemen-elemen biophilic design diterapkan dengan menggunakan pedoman 14 elemen biophilic design yang disusun oleh lembaga Terrapin Bright Green. Biophilic design tersebut diterapkan melalui penataan ruang, penggunaan material, sistem pencahayan, dan sistem penghawaan. Pada bangunan ini, memiliki banyak bukaan-bukaan sebagai akses area hijau. Bangunan memaksimalkan pencahayaan dan penghawaan alami. Pemaksimal pencahayaan alami diaplikasian melalui penggunaan skylight sedangkan penghawaan alami dengan memaksimalkan cross-ventilation.
    URI
    http://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/4859
    Collections
    • Lecture Papers National Published Articles

    Copyright©  2017 - LPPM & Library Of Universitas Ciputra
    »»» UC Town CitraLand, Surabaya - Indonesia 60219 «««
    Powered by : FreeBSD | DSpace | Atmire
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    Login

    Copyright©  2017 - LPPM & Library Of Universitas Ciputra
    »»» UC Town CitraLand, Surabaya - Indonesia 60219 «««
    Powered by : FreeBSD | DSpace | Atmire