| dc.description.abstract | Urbanisasi yang semakin maju khususnya daerah perkotaan membuat interaksi antara manusia dengan
alam semakin berkurang, sebagian besar waktu yang dihabiskan di dalam ruangan khususnya ruang
kantor. Berkurangnya interaksi manusia dengan alam mengakibatkan menurunnya kesejahteraan umum
seseorang, baik secara fisik maupun psikologis. Berkurangnya hubungan antara manusia dengan alam ini
disebut Nature Deficit Disorder. Oleh sebab itu area kantor diusulkan menggunakan pendekatan Biophilic
Design. Dimana Biophilic Design dapat memberikan efek-efek positif seperti meningkatnya produktifitas
dan konsentrasi, menurunkan stress, mood booster, dan sebagainya. Intano | Co-work merupakan sebuah
bisnis yang bergerak pada bidang co-working space yang termasuk dalam katagori perkantoran. Intano |
Co-work menginginkan sebuah co-working space yang nyaman dan dapat menarik pengunjung. Sehingga
dengan menerapkan biophilic design pada bangunan co-working space ini dapat memberikan nilai tambah
bagi co-working space tersebut dikarenakan biophilic design dapat memberikan efek-efek positif antara lain
mengurangi stress, menambah konsentrasi, dan produktifitas bagi penyewa maupun pekerja. Elemen-elemen
biophilic design diterapkan dengan menggunakan pedoman 14 elemen biophilic design yang disusun oleh
lembaga Terrapin Bright Green. Biophilic design tersebut diterapkan melalui penataan ruang, penggunaan
material, sistem pencahayan, dan sistem penghawaan. Pada bangunan ini, memiliki banyak bukaan-bukaan
sebagai akses area hijau. Bangunan memaksimalkan pencahayaan dan penghawaan alami. Pemaksimal
pencahayaan alami diaplikasian melalui penggunaan skylight sedangkan penghawaan alami dengan
memaksimalkan cross-ventilation. | en_US |