| dc.description.abstract | Industri pakaian fast fashion yang menggunakan pewarna sintetis telah mengakibatkan pencemaran lingkungan di
bumi, khususnya pencemaran air. Pewarna sintetis sangat berdampak buruk terhadap kualitas air karena bahanbahan kimia yang terkandung dalam pewarna tersebut tidak dapat larut dalam air. Selain itu, pencemaran air
dalam industri fashion juga turut diakibatkan oleh proses pembersihan mesin-mesin digital printing yang digunakan
untuk mencetak motif pada kain. Walaupun sudah dibersihkan, masih terdapat sisa-sisa pasta tinta cetak yang
masih menempel pada mesin yang langsung terbuang ke saluran pembuangan tanpa melalui proses pengolahan
limbah. Dengan adanya permasalahan tersebut, tujuan dari perancangan desain adalah untuk mensubstitusi
bahan-bahan sintetis dalam produk fashion menjadi bahan-bahan natural sehingga dapat menjadi produk yang
lebih ramah terhadap alam dan lingkungan. Mulai dari serat kain natural, pewarnaan dengan pewarna alam,
hingga proses pencetakan motif pada kain menggunakan teknik hand block printing yang memanfaatkan tenaga
manusia. Konsep ini akan diterapkan pada produk resort wear, yang permintaannya meningkat seiring dengan
minat traveling masyarakat Indonesia yang juga meningkat. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif
dan kuantitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data primer dan sekunder. Data primer diperoleh
melalui wawancara terhadap 6 expert panel dan 12 extreme user, observasi studi tipologi, kuisioner online dan
eksperimen. Data sekunder diperoleh melalui studi pada buku, jurnal, artikel, video, dan internet. Adapun hasil
akhir perancangan yang diperoleh adalah berupa satu koleksi resort wear untuk wanita usia 20-35 tahun yang
memiliki hobi bepergian dan berlibur baik ke dalam dan/atau luar negeri dengan kelas sosial menengah ke atas,
yang memiliki ketertarikan terhadap produk fashion berbahan natural. | en_US |