Perancangan Motif Tekstil Kontemporer Berbasis Isu Budaya Populer Dengan Prinsip Localism
Date
2022Author
Enrico, Enrico
Lautama, Ciawita Atmadiratna
Pratomo, Evan Raditya
Metadata
Show full item recordAbstract
Sub sektor fesyen bagian dari sektor ekonomi kreatif (ekraf) merupakan penyumbang PDB yang berkontribusi mengangkat pertumbahan ekonomi Indonesia. Industri fesyen akan terus menawarkan diferensiasi dan kebaruan dalam setiap produknya agar dapat diterima oleh publik dan konsumen, salah satu aspek penting dalam pembuatan produk fesyen adalah tekstil. Sebagai ungkapan ekspresi dan fungsi komunikasi, fesyen adalah penentu dari gaya hidup masyarakat urban. Perancangan motif tekstil kontemporer ini menerapkan salah satu dari prinsip keberlanjutan fesyen yaitu localism, dengan mengangkat isu-isu budaya populer yang menjadi inspirasi dalam melakukan perancangan. Metode yang digunakan dalam perancangan ini mengaplikasikan enam tahapan FRANGIPANI. Perancangan ini menghasilkan 20 motif tekstil kontemporer dengan memperhatikan prinsip desain terutama irama dan emphasis, dan 3 motif diwujudkan menjadi koleksi busana resort. Diharapkan perancangan motif tekstil kontemporer ini dapat meningkatkan minat generasi muda terus memajukan industri fesyen dan tidak melupakan budaya lokal Indonesia.
