Show simple item record

dc.contributor.authorEnrico, Enrico
dc.contributor.authorLautama, Ciawita Atmadiratna
dc.contributor.authorPratomo, Evan Raditya
dc.date.accessioned2022-11-14T01:19:28Z
dc.date.available2022-11-14T01:19:28Z
dc.date.issued2022
dc.identifier.issn2621-5233
dc.identifier.urihttp://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/5445
dc.description.abstractSub sektor fesyen bagian dari sektor ekonomi kreatif (ekraf) merupakan penyumbang PDB yang berkontribusi mengangkat pertumbahan ekonomi Indonesia. Industri fesyen akan terus menawarkan diferensiasi dan kebaruan dalam setiap produknya agar dapat diterima oleh publik dan konsumen, salah satu aspek penting dalam pembuatan produk fesyen adalah tekstil. Sebagai ungkapan ekspresi dan fungsi komunikasi, fesyen adalah penentu dari gaya hidup masyarakat urban. Perancangan motif tekstil kontemporer ini menerapkan salah satu dari prinsip keberlanjutan fesyen yaitu localism, dengan mengangkat isu-isu budaya populer yang menjadi inspirasi dalam melakukan perancangan. Metode yang digunakan dalam perancangan ini mengaplikasikan enam tahapan FRANGIPANI. Perancangan ini menghasilkan 20 motif tekstil kontemporer dengan memperhatikan prinsip desain terutama irama dan emphasis, dan 3 motif diwujudkan menjadi koleksi busana resort. Diharapkan perancangan motif tekstil kontemporer ini dapat meningkatkan minat generasi muda terus memajukan industri fesyen dan tidak melupakan budaya lokal Indonesia.en_US
dc.publisherJurnal NARADAen_US
dc.subjectFesyenen_US
dc.subjectmotifen_US
dc.subjecttekstilen_US
dc.subjectkontemporeren_US
dc.subjectbudaya populeren_US
dc.titlePerancangan Motif Tekstil Kontemporer Berbasis Isu Budaya Populer Dengan Prinsip Localismen_US
dc.typeArticleen_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record