Show simple item record

dc.contributor.authorGinartha, Natasha Nathania
dc.contributor.authorSetiawan, Jenny Lukito
dc.date.accessioned2023-01-04T09:32:53Z
dc.date.available2023-01-04T09:32:53Z
dc.date.issued2022
dc.identifier.issn2549-4279
dc.identifier.urihttp://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/5615
dc.description.abstractPandemi COVID-19 memberikan dampak bagi aspek kehidupan masyarakat salah satunya dalam kehidupan pernikahan. Data perceraian menunjukkan peningkatan yang signifikan selama masa pandemi. Adanya kasus perceraian memperlihatkan bahwa terdapat permasalahan dalam kepuasan pernikahan pada pasangan menikah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran resolusi konflik dan pemaafan terhadap kepuasan pernikahan periode awal dan dimensi pemaafan yang lebih berpengaruh terhadap kepuasan pernikahan pasangan periode awal. Penelitian ini melibatkan 140 responden (76 suami dan 64 istri) dengan usia pernikahan di bawah 10 tahun, berdasarkan teknik purposive sampling. Metode analisis data yang digunakan adalah uji analisis regresi berganda. Hasil menunjukkan adanya pengaruh signifikan pemaafan terhadap kepuasan pernikahan (F= 7.028 ; p < 0.05) dengan kontribusi sebesar 13% (R² = 0.130%), sedangkan resolusi konflik tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan pernikahan (p > 0.05). Dimensi pemaafan yang memberikan kontribusi lebih besar terhadap kepuasan pernikahan adalah kebaikanen_US
dc.publisherSTKIP Andi Mattapaen_US
dc.subjectKepuasan Pernikahanen_US
dc.subjectPeriode Awalen_US
dc.subjectResolusi Konfliken_US
dc.subjectPemaafanen_US
dc.titlePeran Resolusi Konflik dan Pemaafan terhadap Kepuasan Pernikahan pada Pernikahan Periode Awalen_US
dc.typeArticleen_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record