• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Lecture Papers
    • Lecture Papers National Published Articles
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Lecture Papers
    • Lecture Papers National Published Articles
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    SEBUAH STUDI SPLIT FACE: PERBANDINGAN ANTARA MICRONEEDLE DENGAN LASER FRAKSIONAL CO2 DALAM TATALAKSANA AKNE SKAR ATROFIK

    Thumbnail
    View/Open
    Abstract (9.894Kb)
    Content (138.1Kb)
    Plagiarism (1.233Mb)
    Date
    2022
    Author
    Nurhadi, Stefani
    Winarko, Mayoree
    Wirya, Stephen
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Akne skar yang sering berbentuk skar atrofi merupakan hal yang tidak berbahaya namun dapat cukup mengganggu secara kosmetik bahkan psikologis seperti rendah diri, anti sosial, dan depresi. Akne skar sukar diperbaiki hanya dengan menggunakan obat topikal karena kelainan terjadi hingga lapisan kulit dermis bahkan subkutis. Prosedur medis yang sering dilakukan antara lain adalah microneedle, microneedle radiofrequency, CO2 Laser hingga Picosecond Laser. Semua prosedur tersebut digunakan untuk terapi akne skar dengan biaya, tingkat efektivitas maupun periode penyembuhan yang bervariasi. Prosedur microneedle untuk akne skar menggunakan jarum-jarum berdiameter kecil untuk menimbulkan perlukaan mikroskopik dan memicu pertumbuhan kolagen baru sehingga tampilan skar menjadi lebih rata. Prosedur fraksional CO2 Laser menggunakan cahaya gelombang 10600nm juga menimbulkan perlukaan mikroskopik dan memicu pertumbuhan kolagen. Mengingat biaya Laser yang tentunya lebih tinggi dibandingkan microneedle dan belum ada penelitian sejenis maka penulis ingin membandingkan efikasi antara kedua alat tersebut. Tujuan: Penelitian ini bertujuan membandingkan dua prosedur medis yang cukup sering dilakukan di Indonesia yaitu microneedle dan Fraksional CO2 Laser. Metode: Penelitian menggunakan metode eksperimental kuantitatif dengan memberikan perlakuan yang berbeda secara acak pada kedua sisi wajah pasien. Pasien diberikan tindakan sebanyak 2 sesi dengan jarak 4 minggu dan dievaluasi 4 minggu setelah sesi terakhir. Evaluasi perbaikan menggunakan foto dengan skor perbaikan 1-5 yang dinilai oleh 2 orang pengamat secara blinded. Hasil: Didapatkan hasil rerata perbaikan akne skar menggunakan laser fraksional CO2 dan microneedle adalah 3,25/5 dan 2,81/5. Kesimpulan: Sehingga disimpulkan laser fraksional CO2 lebih efektif dibandingkan dengan microneedle dan keduanya cukup aman dalam tatalaksana akne skar.
    URI
    http://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/5650
    Collections
    • Lecture Papers National Published Articles

    Copyright©  2017 - LPPM & Library Of Universitas Ciputra
    »»» UC Town CitraLand, Surabaya - Indonesia 60219 «««
    Powered by : FreeBSD | DSpace | Atmire
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    Login

    Copyright©  2017 - LPPM & Library Of Universitas Ciputra
    »»» UC Town CitraLand, Surabaya - Indonesia 60219 «««
    Powered by : FreeBSD | DSpace | Atmire