Show simple item record

dc.contributor.authorNurhadi, Stefani
dc.contributor.authorWinarko, Mayoree
dc.contributor.authorWirya, Stephen
dc.date.accessioned2023-01-11T03:19:13Z
dc.date.available2023-01-11T03:19:13Z
dc.date.issued2022
dc.identifier.urihttp://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/5650
dc.description.abstractAkne skar yang sering berbentuk skar atrofi merupakan hal yang tidak berbahaya namun dapat cukup mengganggu secara kosmetik bahkan psikologis seperti rendah diri, anti sosial, dan depresi. Akne skar sukar diperbaiki hanya dengan menggunakan obat topikal karena kelainan terjadi hingga lapisan kulit dermis bahkan subkutis. Prosedur medis yang sering dilakukan antara lain adalah microneedle, microneedle radiofrequency, CO2 Laser hingga Picosecond Laser. Semua prosedur tersebut digunakan untuk terapi akne skar dengan biaya, tingkat efektivitas maupun periode penyembuhan yang bervariasi. Prosedur microneedle untuk akne skar menggunakan jarum-jarum berdiameter kecil untuk menimbulkan perlukaan mikroskopik dan memicu pertumbuhan kolagen baru sehingga tampilan skar menjadi lebih rata. Prosedur fraksional CO2 Laser menggunakan cahaya gelombang 10600nm juga menimbulkan perlukaan mikroskopik dan memicu pertumbuhan kolagen. Mengingat biaya Laser yang tentunya lebih tinggi dibandingkan microneedle dan belum ada penelitian sejenis maka penulis ingin membandingkan efikasi antara kedua alat tersebut. Tujuan: Penelitian ini bertujuan membandingkan dua prosedur medis yang cukup sering dilakukan di Indonesia yaitu microneedle dan Fraksional CO2 Laser. Metode: Penelitian menggunakan metode eksperimental kuantitatif dengan memberikan perlakuan yang berbeda secara acak pada kedua sisi wajah pasien. Pasien diberikan tindakan sebanyak 2 sesi dengan jarak 4 minggu dan dievaluasi 4 minggu setelah sesi terakhir. Evaluasi perbaikan menggunakan foto dengan skor perbaikan 1-5 yang dinilai oleh 2 orang pengamat secara blinded. Hasil: Didapatkan hasil rerata perbaikan akne skar menggunakan laser fraksional CO2 dan microneedle adalah 3,25/5 dan 2,81/5. Kesimpulan: Sehingga disimpulkan laser fraksional CO2 lebih efektif dibandingkan dengan microneedle dan keduanya cukup aman dalam tatalaksana akne skar.en_US
dc.publisherPekan Ilmiah Tahunan (PIT) XVIII Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit Indonesia (PERDOSKI) 2022en_US
dc.subjectakne skar, microneedle, laser fraksional CO2en_US
dc.titleSEBUAH STUDI SPLIT FACE: PERBANDINGAN ANTARA MICRONEEDLE DENGAN LASER FRAKSIONAL CO2 DALAM TATALAKSANA AKNE SKAR ATROFIKen_US
dc.typeArticleen_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record