Pengaruh Faktor Keuangan dan Non-Keuangan Mencapai Keberhasilan Start-Up Bisnis
Abstract
Start-up bisnis merupakan istilah yang digunakan untuk usaha baru yang banyak diterapkan ketika bisnis mengalami pertumbuhan yang cukup pesat. Keberhasilan start-up bisnis dapat diukur dari faktor keuangan dan non-keuangan. Faktor keuangan tercermin dari besarnya laba yang diperoleh start-up bisnis. Faktor non-keuangan diukur dari sikap entrepreneur yaitu: self-efficacy dan risk taking propensity. Start-up bisnis yang dijalankan masyarakat sulit berkembang dikarenakan kurangnya pengetahuan untuk mengukur keberhasilan bisnis berdasarkan faktor keuangan dan non-keuangan. Tujuan dari penelitian ini membantu entrepreneur untuk mengukur keberhasilan start-up bisnis yang dijalankan. Objek penelitian adalah start-up bisnis yang menghasilkan keripik bonggol pisang di Mojowarno. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk mengolah data dan informasi penelitian. Hasil dari penelitian memaparkan bahwa faktor keuangan dan non-keuangan secara bersamaan mempengaruhi pencapaian keberhasilan start-up bisnis.
