| dc.contributor.author | Sitepu, Sri Nathasya Br | |
| dc.date.accessioned | 2015-10-06T02:50:40Z | |
| dc.date.available | 2015-10-06T02:50:40Z | |
| dc.date.issued | 2015-09 | |
| dc.identifier.issn | 1907-0853 | |
| dc.identifier.uri | http://hdl.handle.net/123456789/619 | |
| dc.description.abstract | Start-up bisnis merupakan istilah yang digunakan untuk usaha baru yang banyak diterapkan ketika bisnis mengalami pertumbuhan yang cukup pesat. Keberhasilan start-up bisnis dapat diukur dari faktor keuangan dan non-keuangan. Faktor keuangan tercermin dari besarnya laba yang diperoleh start-up bisnis. Faktor non-keuangan diukur dari sikap entrepreneur yaitu: self-efficacy dan risk taking propensity. Start-up bisnis yang dijalankan masyarakat sulit berkembang dikarenakan kurangnya pengetahuan untuk mengukur keberhasilan bisnis berdasarkan faktor keuangan dan non-keuangan. Tujuan dari penelitian ini membantu entrepreneur untuk mengukur keberhasilan start-up bisnis yang dijalankan. Objek penelitian adalah start-up bisnis yang menghasilkan keripik bonggol pisang di Mojowarno. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk mengolah data dan informasi penelitian. Hasil dari penelitian memaparkan bahwa faktor keuangan dan non-keuangan secara bersamaan mempengaruhi pencapaian keberhasilan start-up bisnis. | en_US |
| dc.publisher | Jurnal Manajemen DeReMa – Vol.10 No.2, September 2015 – P.285-299 – ISSN: 1907-0853 – Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Pelita Harapan | en_US |
| dc.subject | Start-up Bisnis, Faktor Keuangan, Faktor Non-Keuangan, Keberhasilan Start-Up Bisnis | en_US |
| dc.title | Pengaruh Faktor Keuangan dan Non-Keuangan Mencapai Keberhasilan Start-Up Bisnis | en_US |
| dc.type | Article | en_US |