Show simple item record

dc.contributor.authorRatnasari, Dianita
dc.contributor.authorTanzil, Marini Yunita
dc.contributor.authorTahalele, Yoanita Kartika Sari
dc.date.accessioned2023-08-25T00:48:01Z
dc.date.available2023-08-25T00:48:01Z
dc.date.issued2022
dc.identifier.issn26558203
dc.identifier.urihttps://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/6578
dc.description.abstractBatik adalah warisan budaya Indonesia yang telah diakui oleh UNESCO, batik di Indonesia motifnya beragam dan pada setiap wilayah memiliki ciri khas yang unik dan berbeda. Teknik batik pada awalnya adalah batik tulis yang diproses menggunakan canting dan malam, serta pengerjaannya menggunakan tenaga manusia, sehingga memiliki nilai lebih dan harga yang cukup tinggi. Namun seiring berkembangnya jaman muncul bermacam-macam teknik batik yang prosesnya lebih cepat yaitu, dengan menggunakan tenaga mesin sehingga dapat dijual dengan harga yang murah, teknik tersebut beragam macamnya, salah satunya adalah batik cap. Teknik batik modern ini memungkinkan pembuatan motif yang lebih modern dan paling banyak ditemui di pasaran. Maka dari itu, batik tulis juga memerlukan pengembangan motif sehingga dapat bersaing dengan batik teknik lainnya, apalagi batik tulis adalah teknik asli yang harus dilestarikan. Batik pada jamannya cukup diminati dalam bidang fesyen, namun dengan perkembangan dunia yang pesat dengan pengaruh teknologi dan budaya dari luar yang ikut mempengaruhi tren fesyen. Karena itu batik pun mulai tertinggal, karena dianggap terlalu formal, kuno, sehingga anak muda kurang peminatnya. Karenanya pengembangan batik perlu dilakukan sehingga dapat tetap bersaing dengan tren fesyen lainnya, dan dengan begitu batik tidak terlupakan karena kalah dengan tren lain yang sedang berkembang. Maka dari itu dilakukan penelitian dengan teknik wawancara dan survei expert dan extreme users, dan diketahui bahwa batik dapat berkembang melalui motif dan desain. Dan dari hasil penelitian terhadap target market juga dapat diketahui warna dan desain yang disukai. Dari hasil-hasil tersebut didapatkan ide untuk merancang Batik dengan desain motif kontemporer, serta gaya modern yang mengikuti tren fesyen.en_US
dc.publisherUniversitas Ciputra Surabayaen_US
dc.subjectReady-to-wearen_US
dc.subjectdesain fesyenen_US
dc.subjectbatik kontemporeren_US
dc.subjectphoenixen_US
dc.titlePerancangan Ready-To-Wear Untuk Anak Muda Dengan Batik Phoenix Kontemporer Pada Brand DRLen_US
dc.typeArticleen_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record