Show simple item record

dc.contributor.authorSwastika, Gabriela Laras Dewi
dc.contributor.authorTjondro, Jennifer
dc.contributor.authorJosephine, Christine
dc.date.accessioned2023-11-09T07:31:11Z
dc.date.available2023-11-09T07:31:11Z
dc.date.issued2022
dc.identifier.issn2745-9136
dc.identifier.urihttps://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/6871
dc.description.abstractAplikasi Tiktok merupakan salah satu content sharing platform yang paling digemari oleh sebagian besar masyarakat di dunia. Pada tahun 2020, aplikasi Tiktok menduduki posisi pertama aplikasi yang paling banyak diunduh di dunia. Pertama kali dirilis pada tahun 2016, aplikasi Tiktok memungkinkan masyarakat untuk mengunggah video dengan durasi maksimal 60 detik. Konten yang diunggah juga beragam, mulai dari konten komedi, edukasi hingga tutorial. Salah satu konten yang sedang diminati oleh masyarakat saat ini adalah konten "Shopee Haul". Dalam aplikasi Tiktok sendiri, konten ini sudah melebihi 8 triliun tayangan. Untuk memahami lebih dalam mengenai Shopee Haul dalam aplikasi Tiktok, kami melakukan penelitian dengan menggunakan jenis penelitian kualitatif studi kasus. Penelitian ini dilakukan untuk menjawab rumusan masalah bagaimana tinjauan budaya pop dan tontonan dalam tren Shopee Haul di tiktok? Adapun tujuan dari penelitian adalah untuk memahami tren Shopee Haul dalam media sosial Tiktok dengan menggunakan teori budaya populer dan tontonan. Manfaat dari penelitian ini secara teoritis adalah untuk menambah wawasan dan ilmu pengetahuan dalam bidang ilmu pengetahuan budaya populer dan tontonan budaya. Sedangkan manfaat praktis penelitian ini adalah diharapkan masyarakat dapat lebih kritis dalam menonton video Shopee Haul di Tiktok ke depannya. Hasilnya jika dilihat dari kacamata budaya tontonan, pengguna aplikasi ini seakan berada di atas panggung untuk mempertontonkan dirinya kepada banyak orang dengan mengunggah banyak konten. Dalam aplikasi Tiktok pengguna berperan sebagai performer dan dalam waktu bersamaan juga berperan sebagai spectator atau penonton. Sedangkan konten Shopee Haul ini dapat dikatakan sebagai budaya tontonan karena konten video ini dapat memberikan appearance ideal yang membuat masyarakat merasa senang saat menonton Shopee Haul. Konten Shopee Haul juga dapat disebut sebagai budaya populer. Konsep video yang relatif singkat dan padat membuat video Shopee Haul memenuhi ciri utama dari budaya populer, yaitu mudah dinikmati dan tidak bersifat memaksa.en_US
dc.publisherAsosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (ASPIKOM) Koordinator Wilayah Jawa Timuren_US
dc.subjectTiktoken_US
dc.subjectShopee haulen_US
dc.subjectbudaya populeren_US
dc.subjecttontonanen_US
dc.titleTren Shopee Haul dalam Platform Tiktok: Sebuah Tinjauan Budaya Pop dan Tontonanen_US
dc.typeArticleen_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record