Show simple item record

dc.contributor.authorTonara, David Boy
dc.contributor.authorDinata, Yuwono Marta
dc.date.accessioned2017-02-14T02:12:49Z
dc.date.available2017-02-14T02:12:49Z
dc.date.issued2016-11-01
dc.identifier.isbn978-602-754-292-7
dc.identifier.urihttp://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/861
dc.description.abstractDalam satu dekade belakangan, terjadi pertumbuhan pesat dari kota besar negara berkembang di dunia termasuk Indonesia. Ketidaksiapan kota-kota besar ini dengan transportasi yang memadai untuk para pekerja ini mengakibatkan banyaknya pekerja yang memilih kendaraan pribadi sebagai sarana transportasi komuter. Kepadatan lalu lintas ini mengakibatkan terjadi setidaknya 6500 kasus kecelakaan yang tercatat di Dirjen Lalu Lintas Polda Metro Jaya. Salah satu penyebab kecelakaan kendaraan bermotor adalah ketika melakukan pengereman. Penelitian ini adalalah penelitian awal pembangunan sistem pengereman otomatis yang saat terdapat halangan dapat berhenti otomatis. Penelitian ini menggunakan beberapa perangkat keras yaitu Sensor Sharp GP2Y0A02YK0F. Arduino, BOE dan motor servo. Hasil kesimpulan dari penelitian ini adalah penggunaan untuk servo motor perlu periode yang tepat untuk mengendalikannya. Dalam hal ini untuk servi maju maka perlu penyettingan angka pada servo kiri 1700 dan servo kanan 1300. Pengujian untuk prototype kendaraan berhenti otomatis menghasilkan error 20%.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherITSen_US
dc.subjectautonomous braking system, arduino, sensor infra merahen_US
dc.titleRANCANG BANGUN AUTONOMOUS BRAKING SYSTEM MENGGUNAKAN SENSOR INFRARED BERBASIS ARDUINOen_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record