Show simple item record

dc.contributor.authorRahardjo, Natasha Melita
dc.date.accessioned2025-11-24T02:50:25Z
dc.date.available2025-11-24T02:50:25Z
dc.date.issued2023
dc.identifier.urihttps://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/8667
dc.descriptionThe fashion industry is growing day by day along with styles that follow developments. One of these developments was triggered by many things, one of which was the massive influence of globalization. Batik is one of the greatest heritages of Indonesian culture, at the same time, globalization has had a major influence on Indonesian culture, including batik. The issue of globalization and its impact on batik is the young generation's view of batik which is increasingly fading due to the large adoption of foreign cultures, and causing the younger generation to be less familiar with the story behind batik and to think that batik is old and old fashioned. One of the motifs of batik that is less well known and forgotten by the younger generation is the bouquetan batik, namely batik from Dutch acculturation that originates and can be found in Pekalongan and is also the largest batik producer. This research focuses on designing women's ready-to-wear clothing by raising the Batik Bouquetan motif with the development of smart casual and a classic elegant style as a solution to the existing issues. This design was carried out using qualitative methods through interviews of extremes expert user, and the design thinking method. The purpose of this design is to produce a collection of ready-to-wear clothing that focuses on the batik motif, so that it can educate the younger generation about the views of batik through batik modernization. The implementation of the design of this collection uses hand-drawn batik techniques, and develops motifs from tulips and crocuses. The use of H and I silhouettes and the placement of focused motifs. This collection is entitled "Sekar" which is poured into a brand called menitik. The solution resulting from this design relates to educating the younger generation about batik and presenting batik designs that are more in line with the standards of the younger generation and reminding the younger generation to preserve their own culture.en_US
dc.description.abstractIndustri fashion semakin hari semakin berkembang bersamaan dengan style yang turut serta mengikuti perkembangan. Salah satu perkembangan ini dipicu oleh banyak hal, yang salah satunya adalah pengaruh besar-besaran dari adanya globalisasi. Batik menjadi salah satu warisan terbesar dari budaya Nusantara, di saat yang sama, adanya globalisasi membawa pengaruh besar terhadap kebudayaan Indonesia, termasuk batik. Isu dari globalisasi dan dampaknya terhadap batik adalah pandangan generasi muda terhadap batik yang semakin hari semakin luntur dikarenakan besarnya pengadopsian budaya luar, dan menyebabkan generasi muda kurang mengenal cerita di balik motif batik dan menganggap batik tua dan kuno. Salah satu motif dari batik yang kurang dikenal dan terlupakan oleh generasi muda adalah batik buketan, yaitu batik dari akulturasi Belanda yang berasal dan banyak ditemukan di Pekalongan dan juga merupakan produsen batik terbesar. Penelitian ini berfokus pada perancangan pakaian ready-to-wear wanita dengan mengangkat motif batik buketan dengan pengembangan smart casual dengan style classic elegant sebagai solusi dari isu yang ada. Perancangan ini dilakukan menggunakan metode kualitatif melalui wawancara extreme dan expert users dan metode perancangan design thinking. Tujuan dari perancangan ini adalah untuk menghasilkan sebuah koleksi pakaian ready-to-wear yang terfokus pada motif batik buketan, sehingga dapat mengedukasi generasi muda tentang pandangan terhadap batik melalui modernisasi batik. Implementasi perancangan dari koleksi ini menggunakan teknik batik tulis, dan mengembangkan motif dari bunga tulip dan crocuses. Penggunaan siluet H dan I serta penempatan motif terfokus. Koleksi ini berjudul “sekar” yang di tuangkan ke dalam sebuah brand bernama menitik. Solusi yang dihasilkan dari perancangan ini berkaitan dengan edukasi generasi muda mengenai batik dan menyajikan desain batik yang lebih sesuai dengan standar generasi muda serta mengingatkan generasi muda untuk melestarikan budaya sendiri.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Ciputraen_US
dc.subjectReady-to-wearen_US
dc.subjectBatik Tulisen_US
dc.subjectBatik Buketanen_US
dc.subjectPekalonganen_US
dc.subjectHandmade Batiken_US
dc.subjectBouquetan Batiken_US
dc.titlePerancangan Baju Wanita Ready To Wear Menggunakan Batik Tulis dengan Motif Buketan Pekalonganen_US
dc.typeThesisen_US
dc.identifier.kodeprodi90234
dc.identifier.nim0206061910026
dc.identifier.dosenpembimbingYoanita Kartika Sari Tahalele
dc.identifier.dosenpembimbingRahayu Budhi Handayani
dc.identifier.dosenpembimbingEnrico


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record