Perancangan Baju Wanita Ready To Wear Menggunakan Batik Tulis dengan Motif Buketan Pekalongan
Abstract
Industri fashion semakin hari semakin berkembang bersamaan dengan style yang turut serta mengikuti perkembangan. Salah satu perkembangan ini dipicu oleh banyak hal, yang salah satunya adalah pengaruh besar-besaran dari adanya globalisasi. Batik menjadi salah satu warisan terbesar dari budaya Nusantara, di saat yang sama, adanya globalisasi membawa pengaruh besar terhadap kebudayaan Indonesia, termasuk batik. Isu dari globalisasi dan dampaknya terhadap batik adalah pandangan generasi muda terhadap batik yang semakin hari semakin luntur dikarenakan besarnya pengadopsian budaya luar, dan menyebabkan generasi muda kurang mengenal cerita di balik motif batik dan menganggap batik tua dan kuno. Salah satu motif dari batik yang kurang dikenal dan terlupakan oleh generasi muda adalah batik buketan, yaitu batik dari akulturasi Belanda yang berasal dan banyak ditemukan di Pekalongan dan juga merupakan produsen batik terbesar. Penelitian ini berfokus pada perancangan pakaian ready-to-wear wanita dengan mengangkat motif batik buketan dengan pengembangan smart casual dengan style classic elegant sebagai solusi dari isu yang ada. Perancangan ini dilakukan menggunakan metode kualitatif melalui wawancara extreme dan expert users dan metode perancangan design thinking. Tujuan dari perancangan ini adalah untuk menghasilkan sebuah koleksi pakaian ready-to-wear yang terfokus pada motif batik buketan, sehingga dapat mengedukasi generasi muda tentang pandangan terhadap batik melalui modernisasi batik. Implementasi perancangan dari koleksi ini menggunakan teknik batik tulis, dan mengembangkan motif dari bunga tulip dan crocuses. Penggunaan siluet H dan I serta penempatan motif terfokus. Koleksi ini berjudul “sekar” yang di tuangkan ke dalam sebuah brand bernama menitik. Solusi yang dihasilkan dari perancangan ini berkaitan dengan edukasi generasi muda mengenai batik dan menyajikan desain batik yang lebih sesuai dengan standar generasi muda serta mengingatkan generasi muda untuk melestarikan budaya sendiri.
Collections
Related items
Showing items related by title, author, creator and subject.
-
PERANCANGAN KOLEKSI RESORT WEAR BATIK MANGROVE SEBAGAI IMPLEMENTASI SUSTAINABLE BATIK PADA KOLABORASI BRAND BATIK SERU DAN ANGIE ALEXANDRA
Gianina Alexandra, Angelynn (Universitas Ciputra Surabaya, 2019)Industri Fashion merupakan salah satu industri penghasil limbah terbesar kedua di dunia. Hal ini disebabkan oleh adanya tuntutan kecepatan dalam perputaran tren Fashion dan tingginya permintaan akan fast Fashion yang ... -
PERANCANGAN RESORT WEAR BATIK MANGROVE SEBAGAI IMPLEMENTASI SUSTAINABLE BATIK PADA KOLABORASI BRAND BATIK SERU DAN ANGIE ALEXANDRA
Alexandra, Angelynn Gianina; Tanzil, Marini Yunita; Tahalele, Yoanita Kartika Sari (Jurnal Moda, 2020)Industri Fashion adalah industri penghasil limbah terbesar kedua di dunia karena tuntutan kecepatan fast Fashion. Akibatnya, di Indonesia, terjadi tuntutan tinggi akan produksi batik dengan harga yang lebih rendah sehingga ... -
Entrepreneurship Perajin Batik Tulis Madura (Studi Kasus Perajin Batik Tulis di Desa Paseseh dan Telaga Biru, Kabupaten Bangkalan)
Sahertian, Juliuska (Universitas Ciputra, 2016-09-01)Penelitian ini diselenggarakan untuk mengetahui bagaimana status sosial ekonomi, pengalaman membatik, juga pengaruh status sosial ekonomi dan pengalaman membatik pada kemandirian/ karakter membentuk karakter entrepreneur ...

