Show simple item record

dc.contributor.authorFortuna, Ivania
dc.date.accessioned2025-12-27T05:42:16Z
dc.date.available2025-12-27T05:42:16Z
dc.date.issued2023
dc.identifier.urihttps://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/8789
dc.descriptionIn Indonesia, there are a lot of families that appear harmonious from the outside but are actually not as harmonious as they seem. This situation is commonly known as dysfunctional families. Based on data referring to DSM-V book, teenagers who grow up in dysfunctional families tend to have low self-esteem. Due to the background of this issue, it led to the development of an online comic aimed at being a friend and source of encouragement for teenagers who are victims of dysfunctional families. This research uses 2 methods of data collection. The first one is quantitative method which is survey, and the second is qualitative which is interview and literature. The comic is presented with storylines inspired by the audience's experiences, featuring illustrations and the use of a main character named Glo, a cheerful and wise firefly. The comic will be delivered on social media instagram as it is the easiest way to connect with everyone, as social media essentially has a very broad online reach. The presence of the online comic "Kelap-Kelip" is expected to be a companion and source of encouragement for teenagers aged 17 to 22 who are victims of dysfunctional families.en_US
dc.description.abstractDi Indonesia banyak ditemukan keluarga yang dari luarnya tampak harmonis namun sebenarnya tidak sebaik yang terlihat. Situasi seperti ini biasa dikenal sebagai dysfunctional family. Melalui data yang mengacu kepada buku DSM-V remaja yang tumbuh dalam dysfunctional family cenderung memiliki kepribadian tertutup dan kepercayaan diri yang rendah. Karena latar belakang masalah tersebut akhirnya mengarahkan kepada rancangan komik online yang bertujuan untuk menjadi teman dan semangat bagi remaja yang mengalami disfungsionalitas dalam keluarga. Penelitian ini dilakukan dengan metode pengumpulan data kuantitatif berupa survei dan metode kualitatif berupa wawancara dan studi literatur. Komik yang disampaikan dengan storyline yang terinspirasi dari pengalaman audiens yang disajikan dengan ilustrasi dan penggunaan karakter Glo, kunang-kunang periang dan bijaksana sebagai karakter utamanya. Komik disampaikan melalui media Instagram karena hal ini merupakan cara termudah untuk terhubung dengan semua orang. Pada dasarnya sosial media adalah sebuah jangkauan online yang sangat lebar. Hadirnya komik online Kelap-Kelip diharapkan dapat menjadi teman dan penyemangat bagi remaja berusia 17 hingga 22 tahun yang menjadi korban dysfunctional family.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Ciputraen_US
dc.subjectcomicen_US
dc.subjectdysfunctional familyen_US
dc.subjectsocial mediaen_US
dc.subjectcharacter designen_US
dc.subjectkomiken_US
dc.subjectsosial mediaen_US
dc.subjectdesain karakteren_US
dc.titlePerancangan Komik Sosial Media Kelap-Kelip untuk Memberikan Semangat bagi Remaja Korban Dysfunctional Familyen_US
dc.typeThesisen_US
dc.identifier.kodeprodi90241
dc.identifier.nim0206041910014
dc.identifier.dosenpembimbingShienny Megawati Sutanto


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record