| dc.contributor.author | Staal, Ruth Nehemia | |
| dc.date.accessioned | 2025-12-29T14:20:24Z | |
| dc.date.available | 2025-12-29T14:20:24Z | |
| dc.date.issued | 2022 | |
| dc.identifier.uri | https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/8865 | |
| dc.description | Most people prefer foreign brands over local brands. According to the head of the Indonesia Fashion Chamber (IFC), Ali Charisma, 60% of Indonesian consumers prefer foreign products over local products. This thing will definitely have an impact on the local economy. Therefore, Sananai is established as a local brand that offers accessories with materials from local craftsmen, handmade, representing cultural values, and wrapped in a modern style for everyday wear. However, as a new brand, Sananai needs promotional media to be increasingly recognized by the target audience. This research was conducted with the aim of designing brand communication and its promotional media for Sananai so that it is increasingly recognized by potential consumers or target audiences. In brand communication strategy, Sananai will communicate that Sananai is a local brand for everyday wear. The research method used is qualitative research through interviews with 3 expert users and 4 extreme users, quantitative methods through distributing questionnaires to 112 respondents according to the characteristics of the target market, as well as literature studies both books and journals. The results of the study reveal that Instagram is the most frequently used social media to find information related to a product. Therefore, Instagram is the main promotional media for Sananai. The visual appearance of the promotional media is adjusted to the target market, using a flat design style with a feminine approach through supporting elements, to attract the target audience. | en_US |
| dc.description.abstract | Kebanyakan orang lebih memilih merek asing dibanding merek lokal dan hal tersebut terjadi di sekitar kita. Menurut ketua Indonesia Fashion Chamber (IFC), Ali Charisma, sebanyak 60% konsumen Indonesia lebih memilih produk asing dibandingkan produk buatan lokal. Hal itu tentunya akan berdampak kepada perekonomian lokal. Untuk itu Sananai hadir sebagai sebuah brand lokal yang menjual aksesoris dengan bahan-bahan yang diambil dari pengrajin lokal, diproduksi secara handmade, merepresentasikan nilai budaya, dan dikemas secara modern sehingga dapat digunakan sehari-hari. Namun sebagai brand yang masih baru, Sananai memerlukan media promosi untuk semakin dikenal oleh target market. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk merancang brand communication beserta media promosinya yang sesuai bagi merek Sananai agar semakin dikenal oleh calon konsumen atau khalayak sasaran. Brand communication melalui brand campaign akan mengkomunikasikan bahwa Sananai adalah brand lokal yang dapat digunakan sehari-hari. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif melalui wawancara terhadap 3 expert user dan 4 extreme user, metode kuantitatif melalui penyebaran kuesioner kepada 112 responden sesuai karakteristik target market, serta studi literatur baik buku maupun jurnal. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa Instagram menjadi media sosial yang paling sering digunakan untuk mencari informasi yang berkaitan dengan suatu produk. Untuk itu, Instagram menjadi media promosi utama dari brand Sananai. Tampilan visual dari media promosi disesuaikan dengan target market, menggunakan gaya desain flat design dengan pendekatan feminin melalui elemen elemen pendukung, sehingga menarik khalayak sasaran. | en_US |
| dc.language.iso | id | en_US |
| dc.publisher | Universitas Ciputra | en_US |
| dc.subject | Brand Communication | en_US |
| dc.subject | Brand Awareness | en_US |
| dc.subject | Media Promosi | en_US |
| dc.subject | Promotional Media | en_US |
| dc.title | Perancangan Komunikasi Merek Sananai untuk Meningkatkan Kesadaran dan Pengetahuan Konsumen pada Kalangan Wanita Perkotaan | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |
| dc.identifier.kodeprodi | 90241 | |
| dc.identifier.nim | 02060418810059 | |
| dc.identifier.dosenpembimbing | Marina Wardaya | |