Hubungan Antara Tingkat Pengetahuan dan Pola Pemberian Makanan Dengan Status Gizi Pada Anak Balita (Stunting/Stunting-Wasting) di Desa Sumorame Puskesmas Candi Sidoarjo
Abstract
Status gizi merupakan Keadaan tubuh yang disebabkan oleh konsumsi makanan dan penggunaan beberapa zat gizi. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu tentang gizi, mengetahui pola pemberian makan ibu pada balita, membuktikan adanya hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang gizi dengan pola pemberian makanan pada anak balita di Desa Sumorame Puskesmas Candi Sidoarjo dan melihat adanya hubungan antara tingkat pengetahuan ibu, pola pemberian makanan dengan status gizi pada anak balita (stunting/stunting-wasting) di Desa Sumorame Puskesmas Candi Sidoarjo. Desain penelitian yang digunakan yaitu dengan cross sectional. Subjek penelitian ini sejumlah 40 responden dengan teknik random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan wawancara terpimpin pada sampel ibu yang memiliki balita. Data dianalisis menggunakan uji Chi-square dan analisis regresi logistik dengan signifikansi α < 0,05 menunjukkan terdapat hubungan dan apabila nilai α > 0,05 menunjukkan tidak terdapat hubungan. Hasil uji Chi-square ini menunjukkan pola pemberian makanan dengan tepat sebesar 19 responden (47,5%) dan ibu yang memiliki tingkat pengetahuan tinggi sebanyak 2 responden (5%). Setelah dilakukan analisis data didapatkan hasil uji statistic chi-square yang berarti kesimpulan penelitian ini terdapat hubungan tingkat pengetahuan ibu dengan pola pemberian makanan pada anak balita di Desa Sumorame Puskesmas Candi Sidoarjo. Sedangkan pada uji analisis regresi logistik, tidak didapatkan nilai p-value <0,05 dari seluruh variabel. Sehingga disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan ibu dan pola pemberian makanan dengan status gizi pada anak balita (stunting/stunting-wasting) di desa sumorame puskesmas candi Sidoarjo.
Collections
Related items
Showing items related by title, author, creator and subject.
-
Hubungan Karakteristik Ibu Dengan Kejadian Stunting Baduta (7-24 Bulan)
Wanimbo, Erfince; Wartiningsih, Minarni (Stikes Yayasan RS Dr. Soetomo Surabaya, Jatim Indonesia, 2020-04)Stunting adalah perawakan pendek dengan nilai Z-score PB/U < -2SD yang terjadi akibat akumulasi masalah gizi kronis. Pada tahun 2017, stunting merupakan masalah gizi yang paling banyak ditemukan di Kabupaten Tolikara ... -
HUBUNGAN RIWAYAT PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN (PMT) PADA IBU HAMIL DENGAN KEJADIAN STUNTING BADUTA USIA 7-24 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KARUBAGA
Wanimbo, Erfince (Universitas Ciputra Surabaya, 2020-01-13)Di Indonesia, prevalensi stunting masih sangat tinggi (30,8%) dan merupakan masalah gizi yang paling banyak ditemukan dibanding masalah gizi lainnya. Di Tolikara, prevalensi stunting juga sangat tinggi dan menjadi masalah ... -
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU TENTANG STATUS GIZI DAN POLA MAKAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA ANAK USIA 24-59 BULAN DI DESA WANDANPURO KECAMATAN BULULAWANG KABUPATEN MALANG
Hanifah (Universitas Ciputra Surabaya, 2019-12-08)Stunting (kerdil) adalah kondisi (kronis) dimana balita memiliki panjang atau tinggi badan yang kurang jika dibandingkan dengan umur. Balita stunting dimasa yang akan datang akan mengalami kesulitan dalam mencapai perkembangan ...

