Manifestasi Penyakit Kulit Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di RSUD Dr. M. Soewandhie Surabaya
Abstract
Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit kronis yang terjadi karena kadar glukosa dalam darah mengalami peningkatan akibat adanya gangguan pada proses sekresi insulin. Diabetes melitus tipe 2 (DMT2) merupakan tipe diabetes yang sering terjadi pada usia lebih tua, dimana tubuh resisten terhadap insulin disertai dengan produksi insulin yang terus mengalami penurunan. Data WHO tahun 2021 menunjukkan jumlah penderita DM mencapai 346 juta orang yang mana 80% terjadi di negara berkembang. Data IDF tahun 2021 Indonesia merupakan urutan ke-7 dengan kasus diabetes melitus terbanyak. Diabetes melitus yang terjadi dalam waktu lama (kronis) dapat menimbulkan beberapa komplikasi, salah satunya adalah penyakit kulit. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui gambaran penyakit kulit yang terjadi pada pasien DMT2 di RSUD dr. M. Soewandhie Surabaya berdasarkan jenis kelamin, usia, kadar glukosa darah dan indeks massa tubuh. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang dilakukan dengan metode cross sectional untuk melakukan observasi dalam satu waktu secara bersamaan. Hasil penelitian menunjukkan gambaran penyakit kulit pada pasien DMT2 di RSUD dr. M. Soewandhie Surabaya yang terbanyak adalah dermatitis numularis sebanyak (30,3%), sedangkan yang paling sedikit dermatitis stasis, dermatitis medikametosa, pityriasis rosea, seboroik keratosis, urtikaria, scabies dan pitted keratolisis (1,1%). Faktor yang mempengaruhi munculnya penyakit kulit pada pasien DMT2 di RSUD dr. M. Soewandhie Surabaya jenis kelamin terbanyak adalah perempuan yaitu (74,2%), sedangkan berdasarkan usia banyak terjadi pada rentang usia 61-80 tahun sebanyak (53,9%), peningkatan kadar glukosa darah puasa terjadi pada (93,3%) dan kadar glukosa darah 2 jam PP (87,6%). Gambaran penyakit kulit pada pasien diabetes melitus tipe 2 di RSUD dr. M. Soewandhie Surabaya periode Januari 2020 - Desmeber 2021 banyak terjadi pada pasien perempuan, rentang usia terbanyak 61-80 tahun dan penyakit kulit yang sering yaitu dermatitis numularis.
Collections
Related items
Showing items related by title, author, creator and subject.
-
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL BUAH MENGKUDU (Morinda citrifolia) TERHADAP KADAR ALBUMINURIA PADA TIKUS PUTIH JANTAN (Rattus norvegicus) KONDISI HIPERGLIKEMIK
Wenny, Angelia (Universitas Ciputra Surabaya, 2019-12-11)Komplikasi DM yang bersifat kronis berhubungan dengan vaskuler (makro/mikrovaskuler), diantaranya yang paling sering terjadi adalah nefropati diabetes yang dapat berakhir menjadi gagal ginjal. Nefropati diabetik (ND) ... -
HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPATUHAN MINUM OBAT PASIEN DIABETES MELLITUS DI POLI PENYAKIT DALAM RUMAH SAKIT BAPTIS BATU
Tobias, Timothy (Universitas Ciputra Surabaya, 2020-01-21)Rumah sakit sebagai institusi kesehatan dituntut untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan yang lebih bermutu sehingga memberikan keuntungan dan kepuasan kepada pasien. Kepuasan pasien dapat mendorong kepatuhan pengobatan. ... -
Aplikasi dokterkit di Play Store
Atmadjaja, Agnes (Universitas Ciputra, 2022)Pendahuluan : Penyakit Jantung Koroner (PJK) merupakan salah satu jenis penyakit tidak menular yang sampai saat ini masih meningkat angka mortalitasnya baik di negara maju maupun di negara berkembang dan menjadi masalah ...

