PERANCANGAN BUKU CERITA "BENNY SI KUCING" UNTUK MENGAJARKAN PENDIDIKAN MORAL KEPADA ANAK BESERTA MEDIA PROMOSINYA
Abstract
Perancangan ini dilakukan dalam rangka pembuatan buku cerita “Benny Si
Kucing” untuk anak usia 5–7 tahun. Pada jaman sekarang, penggunaan gadget
semakin marak di Indonesia, kebanyakan anak lebih memilih bermain gadget daripada
membaca buku atau belajar. Gadget sebenarnya diciptakan untuk hal positif, tapi hal
ini juga memiliki beberapa dampak negatif bagi penggunanya. Jika sikap yang kurang
baik ini tidak dikurangi, anak–anak tersebut akan mengalami ketergantungan gadget.
Anak–anak tersebut akan jarang punya waktu dengan orang tuanya, sehingga mereka
memiliki kekurangan kesadaran moral pada diri mereka. Oleh karena itu, penulis
menemukan ide untuk menjawab masalah tersebut, yaitu dengan buku cerita untuk
anak–anak. Untuk mengetahui bagaimana melakukan perancangan yang sesuai untuk
buku cerita anak, penulis melakukan metode penelitian berupa studi literatur dari
buku–buku dan jurnal, metode penelitian kualitatif berupa wawancara dengan expert
users dan extreme users, dan metode penelitian kuantitatif berupa kegiatan focus
group discussion. Berdasarkan hasil penelitian dari berbagai sumber tersebut, maka
terciptalah buku cerita anak berjudul “Benny Si Kucing”. Tujuan utama buku cerita ini
adalah untuk mengajarkan pendidikan moral kepada anak–anak dan pembangunan
karakter. Anak berusia 5–7 tahun adalah usia dimana anak–anak mulai mendapatkan
pendidikan moral. Media pembelajaran yang sesuai untuk anak usia 5–7 tahun adalah
buku cerita anak. Diharapkan setelah membaca buku ini, anak–anak dapat belajar
bagaimana berperilaku dengan benar, dapat memahami perilaku yang baik atau buruk.
Buku cerita ini bertemakan fabel (hewan berperilaku seperti manusia) dan
menceritakan kisah seekor anak kucing bernama Benny. Jalan cerita pada buku cerita
ini sederhana agar mudah dipahami anak–anak usia 5–7 tahun
